Belasan Rumah dan Hektaran Lahan Pertanian Milik Warga VII Koto Ilir, Diterjang Banjir

Rumah warga desa Paseban Kecamatan VII Koto Ilir yang tergenang banjir hingga ketinggian satu meter. Banjir akibat meluapnya Sungai Batanghari karena intensitas curah hujan yang tinggi di Kabupaten Tebo. 
TEBOONLINE.COM - Tingginya intensitas curah hujan yang turun di Kabupaten Tebo sejak sepekan ini, berdampak pada terjadinya bencana alam banjir yang merugikan masyarakat.

Hal itu seperti yang terjadi di Kecamatan VII Koto Ilir, akibat hujan deras yang hampir setiap hari turun, membuat debit air Sungai Batanghari meluap sampai ke daratan.

Akibatnya, belasan rumah dan lahan pertanian milik warga yang berada dekat dengan daerah aliran sungai (DAS) Batanghari pun tak luput tergenang banjir.

Informasi yang diperoleh Teboonline.com, ada dua desa di Kecamatan VII Koto Ilir yang rumahnya ikut tergenang banjir seperti desa Paseban dan Teluk Kepayang Indah (TKPI).

Kades Paseban Tarmizi saat dikonfirmasi Teboonline.com mengungkapkan bahwa pasangnya air Sungai Batanghari hingga meluap ke pemukiman warga terjadi sejak dua hari yang lalu tepatnya pada Sabtu malam (03/11/2018).

Awalnya, air sungai Batanghari secara lambat naik ke daratan hingga ke pemukiman dan merendam rumah warga dan saat ini, ketinggian air sudah mencapai pinggang orang dewasa atau satu meter lebih. Dimungkinkan, beberapa hari ke depan ketinggian air akan terus naik.

"Untuk di desa Paseban ada 15 unit rumah yang terendam banjir, itu tersebar di tiga dusun seperti dusun Sago, Suka Berajo dan Tanjung Jaya, kalau untuk lahan pertanian itu juga ada tapi belum sempat kita data," ujar Kades Tarmizi, Senin (05/11/2018) pada Teboonline.com.

Selain rumah dan lahan pertanian, banjir juga memutus total jalan dan jembatan sehingga melumpuhkan arus transportasi dan ekonomi masyarakat setempat.

Dalam sehari ini lanjutnya, pihaknya tengah memantau pergerakan luapan air dan terlihat luapan air terus naik ke pemukiman.

Pihaknya pun menghimbau kepada warga yang sudah kena dampak dan bakal kena dampak banjir agar untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman terlebih dahulu.

Sementara, Kades TKPI Sohir saat dikonfirmasi berapa jumlah warganya yang terkena dampak banjir, Sohir menyebut ada 20 KK yang rumahnya terendam banjir dan 10 hektare lahan pertanian warganya turut kena terjangan banjir musiman ini. (crew)
Jalan dan jembatan pun tak luput dari terjangan banjir. 


Related News