Proyek Paket 10 Dinas PUPR Tebo Terkesan Asal Jadi, Warga Desa Muara Tabun Ancam Akan Boikot

Warga ancam boikot proyek pengaspalan jalan desa Muara Tabun dikarenakan pekerjaannya terkesan asal jadi. Proyek ini bersumber dari APBD Tebo 2018 pada dinas PUPR Kabupaten Tebo. 
TEBOONLINE.COM - Proyek peningkatan pembangunan jalan Desa Muara Tabun, Kecamatan VII koto Kabupaten Tebo disorot warga karena diduga tidak sesuai bestek.

Proyek yang dikerjakan PT Dwikarsa Mandiri Utama dengan nilai anggaran Rp. 2.348.446.000 bersumber dari APBD Tebo tahun 2018 ini menuai sorotan warga, lantaran diduga dikerjakan asal asalan.

Menurut salah seorang warga Desa Muara Tabun yang enggan disebut identitasnya mengatakan, pekerjaan pengerasan jalan yang dikerjakan pihak rekanan tersebut tidak sesuai yang diharapkan, pasalnya material yang digunakan adalah batu sungai bercampur pasir dan tanah.

“Ketebalannya juga itu tidak sesuai, bahkan batu split yang digunakan itu tidak memenuhi standar, belum di aspal sudah mulai terkelupas,” jelas warga saat ditemui di lokasi, Minggu (14/10/2018).

"Kita minta kepada dinas PUPR Tebo untuk mengevaluasi pekerjaan peningkatan jalan paket 10 ini, kita minta rekanan menambah ketebalan batu split, kalau sekarang banyak batu sungainya, gimana jalan mau tahan lama," ujarnya.

"Kalau tidak ada tanggapan dari dinas terkait, kita akan boikot proyek ini," kesalnya. (wan)

Related News