Parah... Disinyalir Bilboard di Kabupaten Tebo Enggan Bayar Pajak

Salah satu iklan Billboard di Kabupaten Tebo yang terpasang, pada Billboard tersebut terpasang ucapan hari besar agama dengan disertai poto salah satu tokoh Kabupaten Tebo. 
TEBOONLINE.COM - Papan reklame dan Billboard yang terpasang di Kabupaten Tebo, jumlahnya kini cukup banyak. Jenis dan ukurannya pun bervariasi dan papan reklame tersebut dapat dijumpai disepanjang jalan.

Jenis ukurannya seperti 20 x 10 meter, horizontal, 18 x 6 meter, horizontal, 12 x 6 meter horizontal, 10 x 5 meter horizontal/vertikal (paling banyak dipakai) dan 4 x 8 meter horizontal/vertikal, 4 x 2 meter horisontal/vertikal.

Pantauan Teboonline.com, selama ini Billboard atau papan reklame yang terpasang baik itu yang berdiri ditengah - tengah jalan dua jalur, terpasang melintang diatas jalan raya maupun dipinggir jalan, semuanya sudah terisi.

Kebanyakan, Billboard tersebut diisi oleh iklan ucapan dari tokoh - tokoh penting di Kabupaten Tebo dan dari luar Kabupaten Tebo. Seperti ucapan Hari Raya Idul Adha dan ucapan tahun baru Islam.

Tentunya, hal demikian dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tebo. Namun, menurut informasi yang diterima oleh Teboonline.com, hal itu malah berbanding terbalik, iklan Billboard yang terpasang poto orang - orang berpengaruh dengan jumlah puluhan tersebut disinyalir ada yang tidak membayar pajak.

Terkait hal itu, Teboonline.com mencoba menggali informasi lebih dalam lagi, ternyata pihak penyedia Billboard tersebut enggan untuk meminta biaya pajak kepada pemasang iklan tersebut. Entah apa alasannya.

"Siapapun yang pasang iklan atau sejenisnya di papan reklame atau Billboard harus taat bayar pajak ke daerah, pihak BKD Tebo pun jangan pandang bulu untuk menagihnya," ucap Endita warga Tebo, Rabu (03/10/2018).

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Tebo Nazar Efendi yang berkompeten dalam sektor pajak saat dikonfirmasi Teboonline.com via HP belum berhasil dihubungi. Saat dihubungi, tidak aktif. (crew)

Related News