Ini Dia Master Plan Pengembangan SMPN 3 Kabupaten Tebo Dalam Jangka Panjang

Master Plan pengembangan SMPN 3 Kabupaten Tebo.
TEBOONLINE.COM - SMP Negeri 3 Kabupaten Tebo terletak di Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang. Sebagai sekolah negeri, SMPN 3 Kabupaten Tebo yang saat ini dikepalai  oleh Slamet adalah sekolah yang paling tua dari SMP lainnya yang ada di Rimbo Bujang dimana dulunya adalah SMPN 1 Rimbo Bujang.

Seiring dengan perkembangan zaman, SMPN 3 Kabupaten Tebo ini juga terus memacu dan meningkatkan mutu pendidikan guna pencapaian prestasi sekolah sesuai dengan kondisi zaman .

Itu semua tidak terlepas dari sarana prasarana dan fasilitas yang dibutuhkan sebagai faktor penunjang. Untuk mengejarnya, dengan tertatih dan perlahan pihak sekolah terus berupaya untuk memenuhinya.

Alhasil, tahun 2018 ini SMPN 3 Kabupaten Tebo seolah mendapatkan angin segar dengan mendapatkan suport dari Pemerintah pusat dalam hal pengembangan sekolah dalam jangka panjang.

"Alhamdulillah, selain pengembangan fisik SMPN 3 Kabupaten Tebo dalam jangka panjang, pengembangan lain ke depannya seperti fasilitas olahraga, parkir, taman sekolah, perkebunan untuk penelitian laboratorium Biologi, Mushola dan kantin," urai Slamet saat dikunjungi Teboonline.com di ruangannya, Jumat (07/09/2018).

Dalam Master Plan pengembangan SMPN 3 Kabupaten Tebo lanjutnya, renovasi gedung bagian depan dan belakang akan disuport dari Pemerintah pusat dan renovasi gedung bagian sebelah kiri dan kanan akan disuport dari Pemerintah Daerah. Targetnya, dua atau tiga tahun renovasi sesuai dengan Master Plan tersebut akan rampung dikerjakan.

Dalam melaksanakan Master Plan pengembangan SMPN 3 Kabupaten Tebo ini, sangat dibutuhkan dukungan masyarakat khususnya masyarakat yang selama ini bermukim di atas tanah aset milik SMPN 3 Kabupaten Tebo yang nantinya bakal terkena dampak atas pengembangan tersebut.

"Sesuai sertifikat, tanah aset SMPN 3 Tebo ini kurang lebih 3 hektar dengan panjang 200 meter dan lebar 150 meter. Pengukuran ini kemarin diketahui bersama oleh warga sekitar sekolah dan pejabat terkait," kata Slamet.

Untuk batas - batasnya kata Slamet lagi, sebelah kiri depan berbatasan dengan dapur rumah pak Sardjo. Sebelah kanan depan, berbatasan dengan payau belakang Masjid Alhuda.

Sebelah kiri belakang berbatasan dengan samping perumahan guru dan sebelah kanan belakang berbatasan dengan perumahan pak Bahrul Almarhum.

"Saya mohon dukungan dari semua masyarakat khususnya yang terkena dampak pengembangan ini untuk sama - sama memahami," pungkas Slamet mengakhiri. (crew)


Related News