Tunggakan Listrik Pemkab Tebo, Jadi Sorotan di Paripurna

TEBOONLINE.COM - DPRD Kabupaten Tebo, Senin (27/08/2018) menggelar sidang istimewa Paripurna dalam rangka penyampaian pandangan akhir fraksi-fraksi terhadap nota pengantar Ranperda Perubahan APBD 2018 (APBD-P).

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tebo Agus Rubyanto dengan dihadiri Wakil Ketua I Wartono Triyan Kusuma, Wakil Ketua II Syamsurizal, Bupati Tebo H Sukandar, PLT Sekda Tebo, unsur Forkompinda, Para Kepala OPD dan pejabat Eselon lingkup Pemda Tebo.

Pada pembukaannya, Agus Rubyanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada para undangan yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir pada penyampaian pandangan 7 Fraksi atas APBD-P tahun 2018 dan Agus Rubyanto pun mempersilahkan Wartono Triyan Kusuma sebagai perwakilan dari 7 Fraksi untuk menyampaikan pandangan - pandangannya pada mimbar dihadapan undangan.

Sebagai pembuka, Tono menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Tebo yang telah menyusun perubahan APBD 2018 yang sebelumnya telah dibahas bersama Dewan. Yang pertama dibacakan Tono adalah Golkar.

Kali ini, Golkar setuju atas perubahan dan penyesuaian APBD-P 2018 karena sesuai dengan Kemendagri. Golkar memahami adanya perubahan sesuai barometer yang terukur dan mendesak kepada Pemerintah agar pekerjaan fisik 2018 yang belum selesai agar diselesaikan tepat pada waktunya.

Kemudian dari fraksi PDIP, berharap agar Ranperda APBP-P 2018 agar segera diperdakan dan PDIP juga memberikan Warning keras kepada Pemerintah agar jangan merubah anggaran yang sudah dibahas dan menyoroti tentang peningkatan pajak dari perkebunan serta PBB.

Fraksi Demokrat, berharap agar APBD-P 2018 dikelola dengan baik dan benar serta menyoroti tentang penggunaan Dana Desa serta menyoroti tentang kehadiran pejabat Tebo pada sidang paripurna.

Gerindra, memberikan catatan khusus kepada OPD terkait agar segera membayar hutang tunggakan PLN dan membayar hutang kepada pihak ketiga atas pekerjaan yang sudah diselesaikan pada tahun 2015 dan 2016.

Kemudian fraksi PAN memberikan catatan dan masukan agar Bupati Tebo melakukan terobosan untukmu peningkatan PAD. Kemudian fraksi Nasdem dan Hanura yang sama - sama memberikan catatan dan harapan agar pekerjaan fisik pada 2018 ini diselesaikan tepat waktu dan soal Blanko E-KTP.

Sementara itu, Bupati Tebo H Sukandar pada sambutannya mengatakan bahwa APBD-P adalah langkah yang sangat penting agar program yang sudah disusun agar berjalan tepat sasaran dan memcepat pencapaian tujuan pembangunan yang diciptakan bersama agar ekonomi masyarakat dapat meningkat dan program dapat tercapai. Disamping itu kita juga sedang membenahi sarana pendidikan.

Pada kesempatan itu, Sukandar juga mengakui bahwa Tebo masih tinggi ketergantungan dengan pusat seperti 2016 lalu masih 6 persen.

"Pembahasan sudah dilalui dengan DPR, saya ucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada anggota DPRD, Saya berharap kerjasama antar lembaga di Kabupaten Tebo dapat terus terjalin dan pembangunan akan terus berjalan. Apa yang disampaikan fraksi tentang pekerjaan fisik, hal itu sedang dan sudah dilaksanakan, apa yang menjadi kekuatiran mudah-mudahan tidak akan terjadi," kata Sukandar. (crew)

Related News