Seorang Pemuda di Rimbo Bujang, Bacok Ayah Kandung Usai Dapat Bisikan Ghoib

Pelaku SR saat diamankan di Mapolsek Rimbo Bujang.
TEBOONLINE.COM - Lagi - lagi, insiden  berdarah antara Ayah dengan anak Kandung kembali terjadi di Kecamatan Rimbo Bujang. Namun, insiden ini tidak sampai merenggut nyawa.

Tepatnya pada Kamis (30/08/2018) sekira Pukul 13.00 Wib terjadi tindak penganiayaan yang dilakukan oleh anak kandung terhadap bapak kandungnya sendiri di Jalan Jendral Ahmad Yani Rt 41/Rw 12 Desa Tegal Arum Kecamatan Rimbo bujang Kabupaten Tebo.
Korban Madarsan usai dibacok oleh anak kandungnya saat mendapatkan penanganan petugas kesehatan.


Kapolsek Rimbo Bujang Iptu Rezka Anugras membenarkan bahwa telah terjadi tindakan penganiayaan tersebut, dijelaskannya juga kejadian tersebut dilaporkan oleh SL (40) pada Kamis 30 Agustus 2018 Pukul 17.00 Wib ke Mapolsek Rimbo Bujang, adapun yang menjadi Korban adalah Madarsan (70) ayah dari pelaku.

"Benar, dari hasil pemeriksaan, kronologi kejadian awalnya pada hari Kamis tanggal 30 Agustus 2018 sekira pukul 13.00 Wib pelapor berinisial SL usia 40 tahun di panggil oleh adik perempuannya, bahwa adik kandung pelapor yang bernama SR marah dengan orang tua pelapor, dasar pelaku melakukan hal inipun dengan alasan mendapat bisikan ghoib bahwa orangtuanya membunuh anak dan istrinya," kata Iptu Rezka Anugras.

Dilanjutkannya lagi, bahwa kemudian SL (Pelapor, red)  mencari kebelakang rumah di Rt 41/Rw 12 Desa Tegal Arum, namun karena tidak ketemu SL kembali menemui adik perempuannya menanyakan keberadaan Madarsan (Ayahnya).

Mendapati hal itu, adik perempuan pelapor menjawab orang tua pelapor di rumah saksi KS, setelah itu pelapor melihat terlapor yaitu SR (35) jalan kaki didepan rumah adik perempuannya yang masih membawa sajam (Parang), kemudian pelapor menghampiri dan menanyakan kenapa memarahi bapak dan terlapor menjawab karena bapak membunuh anak dan istrinya.

Selanjutnya pelapor menemui orang tuanya dirumah saksi KS, kemudian pelapor minta tolong oleh saksi KS membawa orang tuanya berobat ke puskesmas. 

Kemudian pelapor melakukan koordinasi dengan Ketua RT dan Kadus, kemudian Ketua RT dan Kadus menelpon pihak yang berwajib untuk mengamankan terlapor. Atas kejadian tersebut pelapor dan keluarga merasa resah dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib untuk pengusutan lebih lanjut.

"Saat ini tersangka yang merupakan anak kandung korban ini kita amankan di Mapolsek Rimbo Bujang, sedangkan korban sudah dibawa ke Puskesmas uni 5 oleh keluarga untuk dirawat," tegasnya. (crew)

Related News