Dana Desa, Membangun Desa & Membangun Masyarakat Desa. Aas Sunarya: Pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat terus digiatkan

AAS SUNARYA.
Kades Perintis. 
TEBOONLINE.COM - Aas Sunarya adalah Kades Perintis Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo dua periode menjabat. Suka dukanya sebagai orang nomor satu di desa dalam upayanya membangun desa, telah ia jalani dengan suka rela.

Seperti pembangunan desa sebelum adanya guliran Dana Desa dan sesudah adanya guliran Dana Desa seperti yang sedang berjalan ini. Sebelum ada Dana Desa, pembangunan desa sangat tertatih.
Realisasi Dana Desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. 


Namun kini, wajah desa Perintis saat ini ibarat bunga desa nan elok yang baru tumbuh. Pasalnya, tahap demi tahap kebutuhan desa mulai dapat dibenahi dan dilengkapi.

"Sebelum ada Dana Desa, pembangunan biasa saja, sejak ada Dana Desa, pembangunan sangat luar biasa, desa dan masyarakat merasa terbantu, perekonomian lancar, atas nama Pemdes dan masyarakat, terima kasih kepada pemerintah yang sudah menggalakan program membangun desa dari daerah pinggiran ke kota melalui Dana Desa," ujar Kades Aas Sunarya pada Teboonline.com, Minggu (05/08/2018).

Dengan Dana Desa ini, tidak hanya desa saja yang dibangun. Akan tetapi, masyarakatnya pun ikut dibangun seperti melalui program pemberdayaan masyarakat. Salah satu contoh adalah pelatihan mesin jahit.

"Ada 11 unit mesin jahit dari Dana Desa, itu digunakan warga untuk pelatihan, pelatihan lainnya seperti pelatihan Linmas, pelatihan perangkat desa, Karang taruna dan Kader PKK serta pelatihan komputer dimana kita sudah punya 8 unit komputer dan Lap Top 5 unit, untuk saat ini kita fokusnya dulu ke pelatihan," imbuhnya.

Untuk kegiatan fisik dan infrastruktur selama bergulirnya Dana Desa lanjut Kades, desa Perintis sudah melakukan pembukaan jalan produksi sebanyak 21 titik, Rabat beton 7 titik, bangun Posyandu 1 unit, rehab posyandu 4 unit, pembangunan pagar posyandu, WC miskin utk warga kurang mampu sebanyak 50 titik, PAUD 3 titik dan Bumdes loading sawit dengan penyertaan Rp 91 juta.

"Pembangunan kantor desa, pentas seni, parkir, rehab ringan, wc untuk posyandu 4 unit, wc umum di kampung tempel 1 unit, itu juga kita bangun dari Dana Desa. Jadi, desa Perintis ini pembangunannya cukup pesat selama ada Dana Desa," pungkasnya. (crew)

Related News