Potensi Kriminal, Warga Minta Izin Main Malam Konser Wali Band di desa Tegal Arum ditinjau Ulang

TEBOONLINE.COM - Terpasang spanduk hampir disetiap sudut desa yang ada di Kabupaten Tebo yang bertuliskan Pesta Musik Istimewa Lap. Unit 5 Tegal Arum Rimbo Bujang Tebo Jambi Minggu 22 Juli 2018 pukul 19.30 WIB.

Pesta musik yang disponsori oleh salah satu produk rokok ini bakal mendatangkan artis ternama Ibukota Wali Band. Sebagai masyarakat Kabupaten Tebo, bangga memang ketika ada artis ternama datang dan konser ke sebuah desa untuk menghibur masyarakat.

Namun, kebanggaan itu pun tersisip kekuatiran masyarakat terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat ketika konser Wali Band nanti berlangsung pada malam hari di desa Tegal Arum.

Tidak hanya puluhan, tapi ribuan bisa saja hadir penonton yang didominasi oleh para remaja dan pemuda karena Wali Band ini fansnya kebanyakan adalah para anak muda.

Digelar pada malam hari, konser Wali Band ini potensi memicu tindakan kriminal dan kecelakaan lalu lintas. Sensitif juga terhadap potensi keributan antar penonton.

"Kami sebagai warga yang cinta akan Kamtibmas, meminta agar izin main malam konser Wali Band di Tegal Arum dari pihak Kepolisian agar ditinjau ulang karena untuk menjaga dan meminimalisir adanya tindakan kejahatan," ujar Yanto, warga desa Tegal Arum pada Teboonline.com, Kamis (19/07/2018).

Menurutnya, konser tersebut lebih baik lagi kalau digelar pada siang hari, potensi terjadinya tindakan Kriminal tetap ada namun tidak setinggi kalau konser tersebut digelar pada malam hari.

"Kalau baca diberita, sering warga kehilangan motor roda dua sedang di parkir, nah kalau Wali Band main malam, kan banyak penonton yang pakai motor, itu bisa jadi celah bagi pencuri motor untuk menjalankan aksinya," sebutnya lagi.

Terakhir ia pun berharap agar pihak desa Tegal Arum memberikan masukan kepada panitia Konser Wali Band agar main malam konser Wali Band di rubah menjadi siang hari.

Dikarenakan, rekomendasi izin keramaian acara tersebut yang pertama adalah dari desa setempat. Apabila ada kericuhan di konser tersebut, pihak desa juga nanti yang akan ikut menanggung resikonya. (crew)

Related News