Perangkat Desa Yang Nyaleg Harus Mengundurkan Diri, Ansori: di Tebo tidak ada Kades Yang Jadi Caleg

Partai peserta Pemilu 2019 
TEBOONLINE.COM - Pemilihan Legislatif 2019 sudah mulai diramaikan dengan munculnya bakal calon Legislatif yang direkrut oleh masing-masing Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2019.

Bakal Caleg pun beragam latar belakang profesi selain memang figur tersebut sosok seorang politisi, ada yang dari pengusaha swasta dan sosok seorang tokoh ditengah - tengah masyarakat.

Pantauan Teboonline.com dilapangan, para Parpol sudah mulai kasak kusuk menyiapkan pemberkasan bakal Caleg untuk didaftarkan ke KPUD Tebo dimana KPUD Tebo membuka pendaftaran tanggal 4 Juli dan tutup tanggal 17 Juli 2018.

Terkait figur bakal Caleg, apakah ada Kades di Kabupaten Tebo yang menjadi Caleg, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Tebo melalui Kabid Pemberdayaan Desa Ansori saat diminta keterangan mengatakan bahwa sejauh ini belum ada Kades di Kabupaten Tebo yang menjadi Caleg.

Menurutnya, apabila ada seorang Kades yang maju menjadi Caleg, yang bersangkutan harus Mengundurkan diri terlebih dahulu dari jabatannya termasuk perangkat desa yang lainnya dan hal itu sudah diatur oleh UU No 6 tahun 2014.

"Kades ataupun perangkat desa seperti Kaur dan Kadus jadi Caleg, mereka harus mundur dari jabatannya. Sesuai UU, Kades dan perangkat desa tidak boleh berpolitik atau menjadi pengurus partai," sebut Ansori pada Teboonline.com, Senin (16/07/2018).

Kalau ada Kades yang nyaleg lanjut Ansori, yang bersangkutan pasti membuat surat pengunduran diri yang disampaikan ke BPMPD Kabupaten Tebo untuk diproses lebih lanjut.

Sebelumnya, muncul beberapa isu nama perangkat desa seperti Kades dan Kadus yang akan maju menjadi Caleg. Namun, belakangan santer pula nama - nama tersebut urung untuk maju dikarenakan yang bersangkutan harus melepas jabatannya sebagai perangkat desa.

Mungkin saja, rasa keberatan untuk melepaskan jabatan tersebut ada kaitannya dengan pengelolaan ADD dan DD yang besarannya cukup fantastis. Yang ditakutkan mereka, sudah mundur dari jabatan perangkat desa, tidak lolos pula menjadi anggota DPRD. (crew)



Related News