Kesadaran Warga Tebo Lemah, Pemicu Lambatnya Perekaman E-KTP

Ilustrasi. 
TEBOONLINE.COM - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tebo, terus berupaya merampungkan perekaman E-KTP dalam setiap tahunnya. Baik itu menerima perekaman di kantor Dukcapil Tebo maupun langsung turun ke desa - desa.

Hingga Juni 2018, tercatat sebanyak 14.011 warga Kabupaten Tebo belum melakukan perekaman KTP elektronik. Namun, untuk angka secara keseluruhan, dinas Dukcapil Kabupaten Tebo sudah menyelesaikan perekaman sebanyak 93,64 persen dari jumlah penduduk wajib eKTP.

Kepala dinas Dukcapil Kabupaten Tebo Tebo Ir Prayitno melalui bidang Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Bekti Ferry Densi mengatakan, terhitung Juni 2018 pihaknya sudah berhasil merekam 93,64 persen dari warga wajib penduduk.

"Alhamdulillah kita sudah menyelesaikan sampai 90 persen lebih," ujar Bekti.

Secara angka dikatakan Bekti,  dari Jumlah penduduk 320.893 jiwa dari jumlah tersebut Wajib  eKTP 220.407 jiwa. Sudah rekam sebanyak  206.396 jiwa dengan persentase 93,64 persen dan jumlah belum rekam 14.011 jiwa dengan persentase  6,36 persen.

Bagaimana dengan warga yang belum, Bekti menyampaikan kendalanya adalah lemahnya kesadaran warga. Dan kesadaran mereka timbul bila membutuhkan seperti mencari pekerjaan, menerima bantuan pemerintah dan kebutuhan lainnya.

"Bila mereka butuh baru mengurus, itu yang membuat kita repot, dan target belum bisa kita selesaikan 100 persen," ujarnya.

Namun, sampai saat ini pihaknya melakukan pola jemput bola sehinga ke pelosok desa, lagi-lagi warga tidak ditemukan dan tidak sadar betapa butuh nya administrasi. Kendala kedua yaitu banyak warga yang belum memiliki KK karena belum melapor dan terdaftar. (crew)

Related News