Ayah Pembunuh Anak Kandung Usia 8 Bulan di dusun Jambu, Berhasil ditangkap Polisi

DK pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri di Jambu Kecamatan Tebo Ulu bernama Rifky bayi berusia 8 bulan berhasil ditangkap Polisi. 
TEBOONLINE.COM - Tak sampai 24 jam, Polisi berhasil membekuk DK, seorang ayah yang telah tega membunuh anak kandungnya yakni Rifky bayi berusia 8 bulan di dusun Jambu Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo provinsi Jambi pada Jumat (20/07/2018).

Sebelumnya, Rifky ditemukan oleh Sabro warga setempat. “Kala itu Sabro hendak pergi ke kebun. Sampai di lokasi Sabro melihat jasat korban yang sudah dikerubungi semut dan lalat. Setelah polisi datang, mayat langsung dibawa ke Puskesmas untuk divisum,” ucap Husairi, Kades Jambu.

Dijelaskannya, sebelum korban dibunuh oleh pelaku, pelaku sempat bertengkar dengan istrinya yang merupakan ibu kandung korban. Kemudian Korban dibawa kabur oleh pelaku dan akhirnya ditemukan tidak bernyawa.

“Sebelumnya sempat cekcok bersama istri, lalu pelaku membawa korban. Tidak lama berselang waktu, korban sudah ditemukan tidak bernyawa dalam keadaan leher tergorok,” tutupnya.

Terkait penangkapan itu, Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman yang didampingi Kasat reskrim Polres tebo, AKP Hendra Wijaya Manurung mengatakan bahwa pelaku berhasil ditangkap oleh Tim Sultan ditempat persembunyian di salah satu rumah keluarganya di dusun ladang panjang, Desa Sari Mulya Blok F yang berjarak 15 Km dari tempat kejadian perkara (Tkp).

"Setelah kita lakukan olah TKP, kita langsung mengejar pelaku yang diduga ayah kandung korban sendiri," kata Kapolres Tebo.

Saat ditanya apa motif pelaku tega membunuh anaknya, dari keterangan pelaku, lanjut Kapolres, sebelum membunuh anaknya, pelaku mabuk lem, yang sebelumnya pelaku juga sempat cekcok dengan istrinya.

"Karena terbawa mabuk lem pelaku menghabisi nyawa anaknya menggunakan gunting," jelasnya.

Sementara, dari informasi lain bahwa pelaku tega menghabisi nyawa anaknya lantaran kesal dengan istrinya karena pelaku di dibilang, maaf (Anak kampang_R d). Tidak hanya itu, pelaku juga beranggapan bahwa balita tersebut bukan darah dagingnya, melainkan hasil hubungan istrinya dan mantan pacarnya. (crew)

Related News