Terkait THR ASN Tebo: Bupati Tegaskan Tidak Ada, BKD Sebut Sudah Dicairkan

TEBOONLINE.COM - Secara mengejutkan Bupati Tebo, H Sukandar menyebutkan kalau anggaran untuk THR Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negera (ASN) Tebo tidak ada, yang mungkin dikeluarkan adalah gaji ke-13. Pernyataan jelas Bupati H Sukandar ini dilontarkan saat usai pelaksanaan Apel gelar pasukan persiapan Operasi Ketupat 2018, di Mapolres Tebo.

“Anggaran THR tidak ada, tapi gaji ke - 13 yang mungkin akan kita keluarkan, saya akan cek ke BKD, apakah bisa dikeluarkan sebelum hari H, atau nanti melalui transfer, akan saya pastikan ini,” ungkap Bupati H Sukandar kepada awak media Tebo.

Pernyataan lugas dan tegas orang nomor 1 Tebo ini bertolak belakang dengan keterangan Kepala Badan Keungan Daerah (BKD) Tebo, Nazar Efendi. Menurut Nazar, untuk THR atau gaji 14 ASN Tebo sudah dicairkan pada awal Juni 2018 lalu. Sementara untuk gaji 13 akan dibayarkan pada awal bulan Juli 2018.

“THR atau gaji 14 ASN Tebo sudah kita serahkan awal Juni kemarin,” ujar Nazar, Rabu (06/06/2018).

Nazar menegaskan, selain gaji 14, ASN Tebo juga menerima gaji 13 yang bakal dibayar setelah lebaran nanti, “Kalau gaji 13 kan untuk membantu anak sekolah jadi dibayarkan pas tahun ajaran baru, kalau gaji 14 untuk THR dibayarkan sebelum lebaran," jelas Nazar lagi.

Lebih lanjut Nazar mengungkapkan, kalau gaji 14 besarannya hampir sama dengan gaji 13, berupa gaji pokok penuh beserta tunjangan. Alokasi gaji 13 dan gaji 14 ini berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang ditransferkan ke Pemerintah Daerah yang besarannya berkisar Rp 16 miliar.

Sementara terkait THR untuk honorer, Bupati H Sukandar menegaskan memang tidak ada. Karena edaran dari menteri keuangan baru diterima dan dianggaran 2018 memang tidak ada. Namun, Bupati menyerahkan soal THR honorer ini kepada kepala OPD.

“Untuk tenaga honorer, kami mohon maaf, karena himbauan Menteri Dalam Negeri baru diterima, secara anggaran tidak mungkin dianggarkan ditengah jalan, namun kepada kepala OPD, tolong untuk sedikit berbagi pada para honorer,” ucap Sukandar.

Bupati Sukandar menegaskan tidak akan melanggar aturan yang telah ditetakan Kementrian Keuangan. Bahwa anggaran 2018 harus sesuai dengan yang telah dimusyawarahkan dan direncanakan serta disetujui DPRD pada tahun 2017.

“Kalaupun mau dikeluarkan ditahun 2018, akan dikeluarkan dan dicantumkan di APBD Perubahan,” pungkas Bupati dua periode ini. (tim)

Related News