Saturday, June 2, 2018

Pembangunan Rigit Beton realisasi Add/dd, dikerjakan secara padat karya oleh warga setempat. 
TEBOONLINE.COM - Pemerintah desa melalui Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2017 mulai merealisasikan sejumlah kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Salah satunya, Desa Sumber Sari Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo merealisasikan pembukaan badan jalan untuk jalan usaha tani, Pembangunan Posyandu dan Rigit Beton.

Pembukaan jalan produksi. 
Tahun – tahun sebelumnya, pihak Pemerintah desa juga melakukan hal yang sama dimana realisasi penggunaan ADD dan DD skala prioritasnya adalah pembangunan untuk infrastruktur pedesaan yang tepat guna.
Tepat guna artinya, realisasi ADD/DD Sumber Sari cukup dirasakan sekali oleh masyarakat setempat. Selama ada ADD dan DD, laju pembangunan desa cukup pesat meskipun dilakukan secara bertahap yang sebelumnya desa Sumber Sari terbilang cukup tertinggal dalam segala bidang.
Gedung Posyandu. 

“Kami sangat merasakan adanya perkembangan dan pembangunan yang cukup signifikan sejak adanya alokasi ADD dan DD di desa Sumber Sari, contohnya saja pembukaan jalan produksi atau jalan usaha tani, pembangunan jalan usaha tani untuk memudahkan akses para petani untuk membawa komoditi hasil pertanian. Mengingat, selama ini akses yang dilalui masih seadanya. Pihaknya berharap, kedepan usulan masyarakat dalam rangka pembangunan desa bisa terakomodir lagi,” ujar Malik. 
Pembukaan jalan usaha tani untuk memudahkan petani mengeluarkan hasil komoditi karetnya. 
Malik menambahkan, masyarakat desa Sumber Sari tidak memungkiri itu semua atas kebijakan dan tanggung jawab dari Masandi yang ketika itu sebagai pejabat Kades Sumber Sari. Ke depannya, ia pun berharap agar alokasi ADD dan DD tetap tepat sasaran dan tepat guna. 
Sementara itu, Pjs Kades Sumber Sari Tuslam pada Teboonline.com mengatakan bahwa Alokasi Dana Desa dan Dana Desa harus benar – benar dijalankan dengan tepat guna.
"Pembangunan yang direalisasikan bertahap, dengan harapan semua usulan masyarakat bisa terakomodir. Pihak desa juga akan menjalankan BUMDes dan pemberdayaan masyarakat desa sebagaimana amanah UU no 6 tahun 2014 tentang desa," demikian dikatakan Tuslam. (crew)