Sunday, June 3, 2018

TEBOONLINE.COM - Bupati Tebo H. Sukandar akhirnya angkat bicara terkait adanya aksi penolakan warga terhadap lokasi Islamic Center atau Masjid Agung Mini di Kecamatan Rimbo Ulu.

Bupati Tebo mengatakan, pada rapat pertama pemerintah berencana menempatkan bangunan Masjid Islamic Center tersebut memang disamping kantor Camat, kemudian ada rapat kedua didesa, dan ada rapat ketiga lagi pada akhirnya lokasinya berpindah-pindah.

"Sebelumnya kita sudah melakukan rapat dengan pihak terkait menempatkan lokasi tersebut memang disamping kantor Camat, kemudian ada rapat kedua dan rapat ketiga disana, karena itu lah lokasinya akhirnya berpindah-pindah," jelas Sukandar.

Sukandar juga mengatakan, jangan sampai anggaran yang mencapai Rp 3 Miliar tersebut membuat bangunan menjadi tidak berguna. Maka dari itu Pemerintah Daerah meletakkan bangunan tersebut di lokasi yang ramai dengan penduduk, agar Masjid tersebut tetap ramai nantinya.

"Jangan sampai bangunan yang anggaran Rp 3 Miliar lebih tersebut menjadi bangunan yang tidak berguna. Kenapa kita bangun disamping kantor camat tersebut, disana ramai dengan penduduk, jadi masjid tersebut kemungkinan akan ramai dikunjungi," ungkap Sukandar.

Kalau memang ada klaiman dari masyarakat, tambah Sukandar, bahwa disana ada bangunan yang bersejarah, dan Pemerintah Daerah merobohkannya, apa dasar hukumnya masyarakat mengatakan bangunan tersebut bersejarah. Sedangkan di Kecamatan Rimbo Bujang, dulu, bangunan awalnya transmigrasi pada akhirnya menjadi terminal kemudian menjadi ruko.

Kita hanya ingin nanti, Kecamatan-kecamatan yang ada di kabupaten Tebo menjadi pusat pemerintahan yang lebih baik, jadi saya minta pengertiannya kepada masyarakat, khususnya masyarakat Suka Damai yang ada di Kecamatan Rimbo Ulu. Dan apa yang Pemda perbuat itu yang terbaik untuk Kecamatan Rimbo ulu," ucap Sukandar.

Tambahnya, soal tuntutan untuk memindahkan Sekretaris Desa Suka Damai Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo, dirinya berharap agar masyrakat untuk bersabar, dirinya juga sudah menghubungi Kepala Desa setempat dan itu juga tidak jadi masalah.

"Saya berharap masyarakat juga bersabar terkait pemindahan Sekdes, karena kadesnya juga sudah kita hubungi, dirinya tidak mempermasalahkan pemindahan tersebut, akan tetapi selesai pertanggung jawaban ADD dan DD. Tuntutan yang lain kita penuhi, Akan tetapi soal pemindahan lokasi Masjid Islamic Center tidak bisa, tetap dilokasi yang sekarang dibangun," pungkas Sukandar dengan tegas. (crew)