Monday, May 28, 2018

TEBOONLINE.COM - Himbauan agar dalam pelaksanaan ibadah puasa tidak ada intrik lain dan umat islam fokus melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, larangan kampanye peserta pemilu diluar jadwal, disampaikan oleh panwaslu kabupaten Tebo.

Himbauan ini menindak lanjuti surat bawaslu RI tentang Pengawasan larangan kampanye karena bulan puasa sendiri kerap digunakan oleh para peserta pemilu sebagai momentum untuk melakukan kampanye.

Ketua Panwaslu Kabupaten Tebo, Surahman terkait kampanye diluar jadwal saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kampanye diluar jadwal ada sanksinya.

Ditempat ibadah serta beberapa unsur yang berkaitan tentang kampanye semua sudah diatur dalam UU nomor 7 tahun 2017 Juga seperti itu dan hal ini tentunya menjadi sorotan bagi kita.

"Kemaren kita sudah ngirim surat edaran bagi yang kampanye diluar jadwal yang tentu ada sanksi nya," jelasnya.

"Bagi yang kedapatan tentunya ada sanksi pidana," sambungnya.

Dalam pelaksanaan larangan kampanye diluar jadwal yang sering dilakukan, Surahman menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan semua Panwaslu kecamatan di kabupaten Tebo untuk memantau Jika ada temuan yang Juga diikuti surat edaran. Selain dari pada itu, surat edaran ke partai politik pun juga dilakukan agar proses pelaksanaan pemilu bisa berjalan dengan baik.

"Edarannya selain Untuk Panwaslu kecamatan, ke partai politik di Tebo juga dilaksanakan," jelasnya lagi. (crew)