Setelah Mandek 5 Tahun, Kejari Tebo Kembali Obok - obok Kasus Dugaan Penyelewengan Dana PNPM Rimbo Bujang

Kantor UPK PNPM MP Rimbo Bujang. 
TEBOONLINE.COM - Setelah mandek selama 5 tahun, pengusutan dugaan penyelewengan dana di PNPM MP Rimbo Bujang yang dilakukan oleh Kejari Tebo, pengusutannya kini kembali dilakukan. Diketahui, kasus dugaan penyelewengan dana pada program PNPM MP di Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, terjadi pada tahun 2014 lalu.

Hal ini terlihat, Supono Kabid Pembangunan dan Usaha Ekonomi Desa pada Dinas PMD Tebo, Selasa (24/04/2018), diperiksa sebagai saksi kasus tersebut, “Iya tadi saya diperiksa kejaksaan sebagai saksi kasus PNPM 2014,” ujar Supono dikonfirmasi sejumlah awak media saat keluar dari kantor Kejari Tebo.

Informasi yang Teboonline.com, sebelumnya beberapa pejabat kecamatan Rimbo Bujang telah diperiksa oleh tim penyidik Kejari Tebo. Belum diketahui status para terperiksa pada kasus dugaan penyelewengan dana senilai ratusan juta rupiah pada program tersebut.

Sekedar mengingatkan bahwa ada dugaan kebocoran dana PNPM Simpan Pinjam Perempuan (SPP) dari kelompok SPP yang diduga fiktif.

Setelah dilakukan audit oleh tim Fasilitator Kabupaten dibawah naungan PMPD Tebo, diduga kebocoran anggaran tersebut sekitar Rp 850 juta yang dilakukan oleh oknum bendahara.

Terendusnya dugaan kasus penyalahgunaan dana PNPM tersebut, berawal dari adanya laporan masyarakat kepada instansi terkait. (crew)

Related News