Diduga Keluarkan Alat Kelamin Dihadapan Siswanya, Oknum Guru SMKN 1 Tebo Dipolisikan

Korban didampingi orang tuanya saat membuat laporan di Mapolres Tebo
TEBOONLINE.COM - Tindakan pelecehan seksual terhadap siswa di Kabupaten Tebo kembali terjadi setelah sebelumnya terjadi pada dua orang siswa SD di Kecamatan Rimbo Bujang. Kali ini, korban adalah seorang siswa di SMKN 1 Tebo diduga mendapat pelecehan seksual (Asusila) dari gurunya sendiri. Hal ini pun dibenarkan oleh pihak sekolah.

“Menurut pengakuan korban benar dia mendapatkan perlakuan asusila dari gurunya. Dan oknum guru (Tersangka_red) juga mengakuinya, cuma sebatas itu,” ujar Yumadi Kepala SMKN 1 Tebo saat dikonfirmasi sejumlah wartawan diruang kantornya, Kamis (12/04/2018).

Dijelaskannya, terduga pelaku dan pihak keluarga korban sudah dikumpulkan atau ditemukan. Pada pertemuan itu juga dihadiri oleh beberapa perwakilan guru.

“Pada pertemuan tadi, saya arahkan pada pihak keluarga korban dan terduga pelaku untuk diselesaikan secara baik-baik,” kata Kepsek.

“Sampai saat ini kami masih menunggu rembuk keluarga korban. Apakah ini diselesaikan secara kekeluargaan atau ke jalur hukum. Kami masih menunggu keputusannya,“ kata dia lagi.

Saat ditanya apa tindakan pihak sekolah jika pelaku terbukti atas perbuatannya, Yumadi mengatakan, “Jika terbukti akan kita beri sanksi sesuai aturan dan kode etik yang berlaku,“ tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang siswa di SMKN 1 Tebo, diduga mendapat pelecehan seksual dari gurunya sendiri.

Informasi yang didapat dari berbagai sumber mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Rabu (11/04/2018) di Perumahan Harapan Residen Km.5 Jalan Lintas Tebo Bungo.

Sebelumnya, korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki ini mengikuti acara perpisahan sekolah. Namun disaat istirahat, korban diancam oleh pelaku yang diketahui juga berjenis kelamin laki-laki.

Karena takut, korban menurut saja saat dibawa pelaku ke rumahnya yang berada di Perumahan Residen Km.5 Jalan Lintas Tebo Bungo.

Dirumah tersebut, pelaku menjalankan aksi bejatnya. “Informasinya, pelaku memainkan kemaluan korban. Dan korban tidak terima dan mengajukan hal ini kepada orang tuanya,“ ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya. (crew)

Related News