Depresi, Seorang IRT Di Muara Tabir Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Sulimah, seorang IRT nekad gantung diri akibat depresi. 
TEBOONLINE.COM - Kamis siang, Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo sekitar pukul 11.30 Wib digemparkan dengan ditemukannya seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) tewas gantung diri dengan kondisi terikat tali dibagian leher didalam rumah.

Korban adalah Sulimah (65), Warga Rt. 19 desa bangun seranten Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo. Menurut informasi yang di rangkum TEBOONLINE.COM, korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri itu karena depresi dan sering ngomong sendiri.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh menantu korban bernama Priyono, saat itu Priyono pulang ke rumah usai dari kebun dan melihat rumah dalam keadaan sepi.

Setelah itu, menantunya itu langsung menuju dapur dan melihat mertuanya dalam kondisi tergantung di satu buah tali tambang dengan panjang kurang lebih 3 meter. Priyono yang melihat kejadian tersebut langsung berlari keluar rumah dan berteriak minta tolong kepada warga.

Kapolres Tebo AKBP Budi Rachmad, Melalui Kapolsek Muara Tabir IPDA Magribi Agung, membenarkan atas kejadian tersebut, dan korban murni bunuh.

"Ya benar, ada aksi bunuh diri di Tabir. Korban murni bunuh diri karena tidak ada tanda kekerasan," ujar Magribi, Kamis (05/04/2018).

Kata Kapolsek, menurut keterangan keluarga korban, Sebelum gantung diri korban mengalami sakit depresi dan sering ngomong sendiri.

"Sebelumnya korban juga masih menjalani pengobatan akibat penyakit yang ia derita," jelas Kapolsek.

"Dan sebelumnya korban  juga sempat beberapa kali ditemukan mau bunuh diri dengan cara minum racun dan membenturkan kepala ke dinding," tutup Kapolsek. (crew)

Related News