Wednesday, March 28, 2018

Riance Juscal Komisioner KPUD Tebo, korban pembakaran rumah saat Pilbup Tebo lalu. Kini, para pelakunya sudah mendekam di balik jeruji Lapas Tebo dengan berakhirnya sidang putusan di PN Tebo. Namun, para pelaku ini mendapatkan vonis lebih ringan daripada tuntutan Jaksa. 
TEBOONLINE.COM - Pengadilan Negeri Tebo menjatuhkan vonis lebih ringan kepada tiga terdakwa pembakaran rumah komisioner KPU Tebo, dibandingkan dengan tuntutan jaksa penuntut umum, Selasa (27/3).

Slamet yang merupakan pelaku utama awalnya menerima  tuntutan 2 tahun 2 bulan dan divonis  1 tahun 8 bulan.

Sedangkan Jangcik dan evi yang awalnya dituntut 1 tahun 8 bulan hanya diputus 1 tahun 2 bulan.

Humas Pengadilan Negeri Tebo Andri Lesmana menjelaskan jika ada perbedaan pada vonis ketiga terdakwa, yakni disebabkan Jangcik dan Efi dinilai hanya turut serta dan mereka hanya diajak Slamet, sedangkan Slamet kapasitasnya merupakan pelaku utama.

Putusan ini lebih ringan pasalnya hakim mempertimbangkan sejumlah hal yang meringankan terdakwa.

Hal yang dinilai meringankan terdakwa yakni, Terdakwa mengakui terus terang dalam perbuatannya sehingga memperlancar persidangan.

Mereka belum pernah dihukum sebelumnya, dan mereka mempunyai keluarga dan bersikap sopan di persidangan.

"Dalam hal ini hakim tidak menemukan hal yang memberatkan seperti melakukan kepada keluarga, dilakukan penegak hukum dan tidak sembarangan Hakim menerapkan hal yang meringankan atau memberatkan," jelasnya.

Andri Lesmana menambahkan jika baik jaksa penuntut umum maupun terdakwa diberi waktu 7 hari terhitung hari ini untuk mengajukan upaya hukum apabila tidak sependapat dengan putusan hakim.

"Dalam KUHP dikatakan apabila mereka tidak menggunakan haknya maka haknya gugur dan tidak bisa digunakan kembali," jelasnya.

Sementara, menanggapi vonis ringan yang diterima oleh para pelaku tersebut Riance Juscal Komisioner KPUD Tebo sebagai korban mengatakan, "Untuk proses peradilan no comment, tapi perlu diingat buat mereka yang sudah mendzolimi saya, insyaallah saya sangat yakin balasan Allah kepada mereka itu pasti dan lebih sakit dari apa yang sudah mereka lakukan kepada saya," sebut Riance. (crew)