Monday, March 5, 2018

Kwitansi pembayaran uang untuk administrasi pengurusan dana KUR dari pengurus APKLI. 
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Tergiur Manisnya dapat pinjaman Dana KUR, ratusan warga Kecamatan Rimbo Bujang dan sekitarnya diduga tertipu oleh Oknum yang mengaku dari Asosiasi Pedagang Kaki lima (APKLI) Jambi.

Pasalnya, pada Pertengahan November 2017 lalu, ratusan Warga tersebut menyetor sejumlah Uang Rp 300 ribu kepada SQ, KHR, SYT, EDG, Oknum yang mengaku dari Asosiasi Pedagang Kaki lima Jambi dimana uang tersebut sebagai syarat administrasi agar mendapatkan kucuran dana KUR.

Namun, Hingga Maret 2018 ini, Warga yang telah menyetorkan uangnya kepada SQ, KHR, SYT dan EDG dengan bukti Kwitansi dicap Stempel APKLI Dana KUR yang dijanjikan, tak kunjung cair tanpa kepastian.

Pariyem, Warga Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang yang diduga tertipu iming-iming Dana KUR yang berhasil ditemui Teboonline.com mengatakan telah menyetorkan uang Rp 300 ribu ke Suryanto mengaku dari APKLI sebagai syarat administrasi untuk mendapatkan kucuran dana KUR.

"Benar mas, Saya Sudah setor ke Suryanto sebesar Rp 300 tapi yang tertulis dikwitansi Rp 250 dengan alasan Rp 50 biaya keperluan lain," ungkap Pariyem.

Dituturkan Pariyem, setelah Ia menyetorkan uang kepada Suryanto dari Bulan November Tahun 2017 lalu tidak pernah mendapatkan kepastian baik dari yang bersangkutan maupun dari APKLI kapan mendapatkan kucuran dana KUR yang dijanjikan tersebut.

"Sampai sekarang tidak ada kabarnya, baik dari Suryanto maupun APKLI kapan akan mendapatkan kucuran dana KUR itu," tuturnya.

Hal senada diungkapkan Sukirno, Bahkan pihaknya telah menemui salah satu warga yang ikut menyetorkan uang ke Oknum APKLI dan dikabarkan telah mendapatkan kucuran dan
KUR, setelah ditemui dan dikonfirmasi berita tersebut ternyata tidak benar.

"Kabar ada Warga yang sudah cair saya cek kebenaran berita tersebut ternyata bohong," kesal Sukirno.

Ditegaskanya, Apabila dalam waktu dekat dirinya tidak mendapatkan kepastian kapan mendapatkan Kucuran dana KUR dari Pihak orang yang mengaku dari APKLI maka dengan dengan warga lainnya yang telah menyetorkan uang bakal melaporkan hal tersebut kepihak berwajib.

"Ya kalau dalam waktu dekat tidak mendapatkan kepastian terpaksa kami laporkan kepihak yang berwajib," tukasnya.

Sementara itu, Teboonline.com mencoba menghubungi Nomor ponsel salah satu Oknum yang mengaku dari APKLI berinisial  EDG, nomor Ponsel tersebut bernada Nomor yang anda tuju tidak aktif atau diluar jangkauan. (crew)