Rp 300 Juta Untuk Media Cetak Di Tebo, Humas Diprotes Wartawan

Pemilik perusahaan media dan Wartawan Tebo menggelar pertemuan dengan Humas Pemkab Tebo guna pembahasan anggaran liputan tahun 2018. 
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Tahun 2018 ini, Pemkab Tebo anggarkan dana sebesar Rp 300 juta untuk publikasi pada media cetak. Hal ini disampaikan langsung oleh Syarfandi, Kabag Humas Sekda Tebo, Senin (5/2/2018).

“Itu (Rp 300 juta_red) khusus untuk media cetak harian, mingguan dan majalah,“ ungkap Syarfandi saat rapat bersama perusahaan media dan wartawan liputan wilayah Tebo di aula Melati Kantor Bupati Tebo.

Dijelaskannya, anggaran Rp 300 juta tersebut diluar anggaran publikasi untuk media teve, radio dan online. “Kalo untuk teve radio dan online anggarannya beda. Itu khusus untuk cetak saja,“ kata dia lagi.

Terbatasnya anggaran untuk media ini, bilang Syarfandi, pihaknya terpaksa melakukan seleksi admitrasi dan peliputan yang selektif.

Artinya, lanjut dia, bagi perusahaan media yang tidak memenuhi syarat admitrasi terpaksa dilakukan penundaan kerjasama.

“Untuk media cetak harian saja ada sekitar 18 penawaran yang masuk. Belum lagi mingguan dan bulan. Jadi ini yang harus kita sepakati,“ kata dia.

Besaran anggaran yang dialokasikan ini membuat perusahaan media maupun wartawan liputan wilayah Tebo sempat layangkan protes.

Pasalnya, dari tahun ketahun anggaran yang diperuntukkan untuk media dianggap terus berkurang, “Media setiap tahun bertambah, tapi anggaran berkurang terus. Jadi kami perusahaan media bisa buat apa,“ ketus Adlinsyah Kabiro Tebo dari media Sangkakala.

“Kalau Pemkab sudah tidak mau mengakomodir kami (Wartawan,red), ya jujur saja. Kami siap tidak bermitra lagi,“ kata Taher pemilik sekaligu Pimpred media Jambar Post.

Pantauan media ini, rapat yang dilaksanakan di aula Melati Kantor Bupati Tebo ini, dipimpin langsung oleh Syarfandi Kabag Humas Sekda Tebo, dan dihadiri pimpinan perusahaan media dan wartawan elektronik, cetak dan online liputan wilayah Tebo. (crew)

Related News