PTPN VI Unit Kebun Rimdu, Diduga Monopoli Jasa Angkutan TBS

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Manajemen PTPN VI Unit Kebun Rimbo Dua (Rimdu) kembali menjadi sorotan setelah sebelumnya, persoalan limbah Pabrik Kelapa Sawit yang berdampak negatif dirasakan oleh masyarakat sekitar, mencuat dan memaksa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tebo baru - baru ini memanggil pihak manajemen Rimdu untuk dimintai pertanggungjawaban.

Kali ini, perusahaan milik BUMN yang terletak diantara batas Kecamatan Rimbo Bujang dan Rimbo Ilir ini ditengarai memonopoli jasa transportasi Truk angkutan Tandan Buah Sawit (TBS) milik PTPN VI itu sendiri.

Jasa muat TBS ini, diduga kuat diambil alih atau dikelola sendiri oleh pihak manajemen PTPN VI Rimdu. Mestinya, pengelolaan jasa angkutan TBS ini, dikelola oleh pihak ketiga dalam hal ini adalah pihak rekanan.

Dugaan monopoli pengelolaan jasa angkutan TBS yang dilakukan pihak PTPN VI Rimdu ini, terlihat dengan tidak adanya pihak rekanan yang berada di lapangan. Terkait urusan keuangan dari jasa angkutan yaitu pemilik Truk, selama ini pula pemilik Truk harus berurusan langsung dengan pihak manajemen PTPN VI.

Kondisi di Rimdu ini, jauh terbalik dibandingkan dengan yang terjadi di manajemen PTPN VI Unit Kebun Rimbo Satu (Rimsa). Pihak rekanan selalu tampak ada kegiatan di lapangan.
"Kami tidak pernah ketemu atau tahu siapa rekanan yang ngelola jasa angkut TBS di Rimdu ini, beda sama di Rimsa, kami selalu ketemu," ujar salah seorang sopir Truk angkutan TBS Rimdu yang tak mau disebut namanya pada Teboonline.com, Jumat (2/2).

Tidak hanya soal jasa angkutan TBS, pihak PTPN VI Rimdu pun ditengarai menjual Tandan Kosong (Tankos) Kelapa Sawit ke masyarakat luar PTPN VI. Padahal, Tankos ini tidak boleh diperjualbelikan. Karena kegunaannya untuk pupuk organik Kelapa Sawit milik PTPN VI itu sendiri.

Terkait hal ini, Adm PTPN VI Unit Kebun Rimbo Dua melalui Krani, Arman saat dikonfirmasi tentang siapa dan apa nama rekanan yang mengelola jasa angkutan TBS di Rimdu, ia mengaku tidak tahu menahu siapa dan apa nama rekanan tersebut. (crew)

Related News