Monday, February 12, 2018

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Pesatnya pembangunan di Tebo, salah satunya ditunjang oleh tingginya perolehan hasil Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Tahun 2017, Perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PBB hanya tercapai 60 persen dari Target sebesar Rp 2,3 Milyar.

Tidak terealisasinya capaian target tersebut dikarenakan sangat minimnya pencapaian PBB di semua kelurahan yang ada di Kabupaten Tebo. Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) melalui Kasubid Penagihan Pajak, Amsar, Seluruh kelurahan di Tebo ini, capaian PBBnya sangat minim. kelurahan yang paling buruk penghasilan PBB adalah Kelurahan Wirotho Agung.

"Dari banyaknya jumlah Wajib Pajak (WP) di Wirotho Agung, capaian PBB nya sangat kecil dan sangat tidak memuaskan," terang Amsar druangannya, Senin (12/2/2018).

Amsar juga mengatakan, pihak BKD Tebo dalam waktu dekat ini akan membuat tim untuk turun kelapangan melakukan pengecekan, apa yang menjadi kendala, hingga pencapaian PBB di Kelurahan sangat minim.

"Sementara pencapaian PBB didesa-desa sangat baik dan sebagian besar desa mampu capai 100 persen," ungkap Amsar.

Tujuan turun ke lapangan, agar PAD dibidang PBB ini tahun 2018 bisa mencapai target yang telah ditetapkan, setidaknya bisa mencapai angka 90 persen.

"Untuk tahun 2018 ini, kita mentargetkan PAD PBB sebeaar Rp 2, 4 Milyar dengan jumlah Wajib Pajak sebanyak 100747 dan mudah-mudahan bisa tercapai," pungkas Amsar. (crew)