Saturday, January 13, 2018

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - SPBU 24.372.61 PT Wanhat Lestari yang terletak di Pal 2 Kelurahan Tebing Tinggi Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo, kembali dikeluhkan oleh masyarakat.

Pasalnya, selain kondisi loket atau Pompa Minyak yang kondisinya sebagian rusak dan terlihat tidak terawat, biaya isi BBM yang harus dibayar oleh pembeli lebih besar dari jumlah biaya yang tertera pada Argo loket BBM tersebut.

Hal itu seperti yang dikeluhkan oleh salah seorang warga Kelurahan Tebing Tinggi, Desi yang hampir setiap hari mengisi BBM di SPBU samping kantor KPUD Tebo tersebut. "Di loket Rp 17.400, tapi bayarnya saya Rp 18.000, harapan saya ya yang dibayarkan sesuai dengan jumlah yang tertera," ujar Desi pada Teboonline.com saat mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU tersebut, Sabtu (13/1/2018).

Terkait hal ini, Admin SPBU Pal 2 Tebo Tengah, Hana saat dikonfirmasi membenarkan bahwa sebagian pompa bensin ada yang rusak. "Dari 15 pompa, ada 7 yang rusak," ujar Hana menerangkan kondisi SPBU yang diketahui milik keluarga mantan Bupati Tebo ini.

Hana menjelaskan, terkait selisih harga yang dibayarkan kepada operator oleh pembeli, ia mengaku bahwa hal itu sudah dilaporkan ke pimpinannya dan ia pun mengakui juga bahwa kerusakan Pompa BBM sudah terjadi lama dan belum diperbaiki. Namun, perbaikan sampai saat ini belum dilakukan karena masih menunggu dari pimpinan. (crew)