Tuesday, January 9, 2018

DIAN MUSTARI. 
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Kabar gembira bagi masyarakat pedesaan di Kabupaten Tebo, karena pada tahun 2018 ini pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tebo bakal menerbitkan belasan ribu Sertifikat tanah dalam program Sertifikat Prona.

Hal ini seperti yang dikemukakan oleh Kepala BPN Tebo Dian Mustari saat dikonfirmasi Teboonline.com terkait berapa jumlah kuota pembuatan Sertifikat Prona Kabupaten Tebo tahun 2018 ini. "Alhamdulillah untuk tahun 2018 ini, Tebo dapat alokasi Sertifikat Prona sebanyak 16 Ribu bidang," tutur Dian Mustari, Selasa (9/1/2018).

Desa mana saja yang akan mendapatkan alokasi Sertifikat Prona tersebut di Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung ini, Dian mengatakan bahwa kecuali desa dalam wilayah Transmigrasi. Kalau untuk tanah di desa Transmigrasi itu sudah terdaftar sehingga tidak masuk dalam sasaran Sertifikat Prona.

Namun lanjut Dian, tidak menutup kemungkinan juga ada tanah didalam desa Transmigrasi tersebut belum terdaftar. Maka tanah tersebut bisa dimasukan dalam alokasi pembuatan Sertifikat Prona.

Saat ditanya terkait berapa anggaran alokasi Sertifikat Prona sebanyak 16 Ribu bidang, Dian Mustari mengungkapkan bahwa jumlahnya sebesar Rp 4 Milyar dari APBN. BPN Tebo sendiri dalam waktu dekat ini akan bekerja sama dengan Pemda Tebo untuk mensosialisasikan program Prona ini kepada masyarakat luas.

Lebih jauh Dian Mustari menjelaskan bahwa sasaran pembuatan Sertifikat Prona adalah untuk Perumahan, Perkebunan dan Sawah dan yang paling tinggi alokasinya adalah untuk perkebunan yang mencapai 70 %.

Dian Mustari pun menjelaskan bahwa di Kabupaten Tebo selama ini, persentase pembuatan Sertifikat secara umum oleh warga cukup rendah yakni berkisar 5 % dibandingkan penerbitan Sertifikat warga lewat jalur proyek.

"Lebih besar penerbitan Sertifikat milik warga lewat jalur Proyek seperti Prona ini," kata Dian. Untuk biaya pembuatan Sertifikat Prona ujar Dian Mustari, sesuai SKB 3 Menteri yaitu sebesar Rp 200.000. (crew)