Thursday, January 4, 2018

TEBOONLINE, MUARA BULIAN - Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pemantau Korupsi Jambi (GPKJ) kembali menyorot sebuah proyek pembangunan yang ada di ruang lingkup Kabupaten Batanghari, tepatnya pembangunan Rehab Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Durian Luncuk Kecamatan Batin XXIV.

Pasalnya, beberapa waktu lalu LSM GPKJ tersebut telah melayangkan surat kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari dengan nomor surat 093/LSM/GPKJ/BTH/01/2018.

Berkenaan dengan permasalahan ini Supan Sopian selaku ketua umum LSM GPKJ saat di wawancarai Teboonline.com mengatakan bahwa memang benar dirinya telah melayangkan surat kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari terkait pembangunan tersebut dan masih menunggu hasil atau menunggu balasan surat dari instansi terkait.

Ketika dipertanyakan oleh Teboonline.com apa saja isi dari surat tersebut dirinya mengungkapkan bahwa pada intinya mempertanyakan tentang dugaan penyelewengan dari pekerjaan pembangunan tersebut yang menurut hematnya sangat banyak sekali kekurangan baik itu dari segi volume pekerjaan dan ketahanan pondasi bangunan yang di duga tidak sesuai dengan RAB yang telah direncanakan ditemukan dalam pekerjaan proyek pembangunan tersebut.

"Pada intinya saya hanya mempertanyakan dari hasil pekerjaan proyek pembangunan Puskesmas tersebut yang menurut hemat saya diduga tidak sesuai dengan RAB yang ada, bisa dilihat dari gambar yang ada dan telah saya kroscek ke lapangan tapak pondasinya itu yang hendak di cor balok seharusnya dibuat besinya menyambung langsung di satu besi akan tetapi yang saya temukan di lapangan besi tersebut hanya dipotong dan disambung dari samping saja, nah menurut hemat saya apakah hal semacam ini tidak mengurangi daya ketahanan dari bangunan itu sendiri," katanya.

Terkait permasalahan ini dirinya mengatakan apabila dari Dinas Kesehatan beranggapan bahwa pembangunan tersebut tidak menyalahi sama sekali itu adalah hak mereka, akan tetapi perlu di ketahui bahwa yang dibangun itu adalah Pusat Kesehatan Masyarakat dan bersumber dari uang masyarakat yakni APBD Kabupaten Batanghari Tahun 2017 lalu.

"Apabila dalam permasalahan ini pihak dari Dinas Kesehatan tidak memberikan respon yang positif maka saya akan tetap menjalankan tufoksi saya sebagai sosial kontrol dan akan menggelar Aksi Masa dalam waktu dekat ini dengan tujuan Aksi yakni di Kantor Bupati Batanghari dan Dinas Kesehatan," ungkapnya.

Pada saat dipertanyakan tentang harapannya kepada PEMKAB Batanghari, dirinya mengungkapkan semoga saja ke depannya pembangunan di Bumi Serentak Bak Regam ini bisa semakin membaik dan merata tanpa adanya lagi unsur korupsi yang kembali dilakukan oleh oknum oknum tertentu.

Ditempat terpisah dalam permasalahan yang sama Usman Yusup selaku ketua umum LSM KOMPITAL saat diwawancarai Teboonline.com mengatakan akan siap membantu rekan - rekan LSM yang lain apabila hendak turun ke jalan untuk menggelar Aksi Masa sepanjang untuk tujuan yang jelas dan demi kemajuan di Bumi Serentak Bak Regam dan bersama sama menerima kemudian menyampaikan aspirasi masyarakat kepada PEMKAB Batanghari.

"Sayo siap mendukung rekan - rekan apabila memang diharuskan untuk bersama - sama turun ke jalan untuk menggelar Aksi Masa dalam permasalahan tersebut demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Batanghari ini," tutup usman. (iip)