Parkir Di RSUD STS Tebo Mencekik Leher, Ini Dia Tarifnya

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Lagi - lagi, Rumah Sakit Umum Daerah STS Tebo menjadi sorotan. Kali ini, terkait parkir kendaraan roda dua dan empat didalam lingkungan rumah sakit. Meskipun diuntungkan dalam hal keamanan, para pengunjung tetap saja dikeluhkan dengan tarif parkir yang mencekik leher.

Menurut Supri, warga Kabupaten Tebo yang berkunjung ke rumah sakit STS Tebo mengisahkan bahwa saat ia mengantarkan keluarganya masuk ke ruangan IGD, kendaraan roda empat yang dibawanya itu diparkirkan dihalaman rumah sakit, oleh petugas parkir yang ada disana, ia ditanya apakah mobilnya hanya parkir sementara atau menginap di rumah sakit.

Petugas parkir pun menerangkan tarif parkir mobil, kalau parkir sementara biayanya Rp 5 ribu dan kalau parkir menginap biayanya Rp 10 ribu. Karena keluarganya yang masuk IGD harus dirawat inap, ia bersama mobilnya pun harus menginap juga dan ia pun dengan terpaksa menuruti permintaan juru parkir dengan membayar tarif parkir menginap sebesar Rp 10 ribu.

"Mahal sekali biaya parkir di rumah sakit Tebo ini, Tarifnya kayak pasien aja, pake sistem nginap sama parkir sementara untuk yang berobat jalan. Beda dengan RSUD Bungo, mobil sama motor sama aja Rp 2 ribu tarif parkirnya baik itu nginap atau parkir sementara, studi banding dulu tuh juru parkir RSUD STS Tebo ke Bungo biar tau," ujar Supri pada Teboonline.com, Senin (29/1/2018).

Untuk tarif parkir kendaraan roda ruda lanjutnya, parkir sementara Rp 2 ribu dan parkir menginap Rp 5 ribu. Biaya tambahan Rp 10 ribu pun dikenakan kepada pengunjung yang kartu parkirnya hilang, juru parkir berdalih biaya tersebut untuk bayar pajak. Ia pun berharap kepada pihak yang berkompeten untuk segera merespon keluhan pengunjung rumah sakit ini.

Sementara itu, Direktur RSUD STS Tebo saat akan dikonfirmasi enggan untuk ditemui. Menurut salah seorang stafnya sedang rapat. Namun, usai rapat itu sang Direktur keluar dari ruangannya bergegas masuk ke mobil dinasnya dan pergi. (crew)

Related News