Parah.. . BNN Dapati 2 Oknum ASN Di Batanghari Terindikasi Komsumsi Sabu - sabu

M ZUHAIRI
KEPALA BNN BATANGHARI. 
TEBOONLINE.COM, MUARABULIAN - Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batang Hari kembali melaksanakan sidak ke beberapa Operasional Perangkat Daerah (OPD) Di ruang lingkup Kabupaten Batanghari, Selasa (02/01/2018).

Dalam pelaksanaan sidak tersebut ada beberapa instansi yang menjadi sasaran BNN yakni Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, Dinas Perindagkop, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat, Dinas Perhubungan.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batanghari M.Zuhairi saat di wawancarai Teboonline.com mengatakan, untuk pelaksanaan sidak pada hari ini telah selesai dan untuk hasil yang ditemukan adanya indikasi oknum ASN yang mengkonsumsi barang - barang terlarang dan sejenisnya ada dua oknum ASN yang positif mengkonsumsi Narkoba jenis Sabu yang di Dinas Kesehatan dan Dinas Perindagkop.

"Perlu saya tegaskan bahwa untuk hasil pendalaman pada Oknum Dinas tersebut dapat di konfirmasi kepada atasannya masing - masing dikarenakan dari pihak BNN selaku penyelenggara tidak cukup berkompeten untuk mempublikasikan hal tersebut karena berdasarkan PERMEN No.50 Tahun 2017, bahwa setiap ASN tanpa terkecuali harus melakukan tes urine ini secara keseluruhan. Namun apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan Narkoba dan sejenisnya di instansi terkait maka untuk pendalamannya itu murni wewenang pimpinannya untuk menyampaikan," ujarnya.

Dalam pelaksanaan sidak ini pihak Badan Narkotika Nasional hanya bertindak sebagai penyelenggara namun untuk tindak lanjut itu adalah wewenang pimpinan Instansi terkait dan pihak BNN hanya sebagai wadah untuk kembali menggelar sidak di seluruh Instansi Operasional Perangkat Daerah.

"Terkait apakah BNN ini mempunyai target khusus untuk kembali melakukan sidak tersebut BNN sendiri tidaklah mempunyai target sama sekali, namun dengan berdasarkan adanya laporan Masyarakat dan atas hasil dari pantauan Intelijen BNN di lapangan bahwa ada salah satu Instansi yang harus dilaksanakan sidak maka pihak BNN akan segera turun untuk melaksanakan sidak tersebut," katanya.

Perlu diketahui bersama bahwa pihak BNN hanyalah berfungsi sebagai pembendung atau dalam istilahnya hanyalah sebagai Rem dan mengingatkan saja agar para Oknum  Pegawai Negeri Sipil atau pun masyarakat biasa tidak akan berani mencoba Barang Haram tersebut.

Namun, apabila nantinya ada laporan dari masyarakat tentang hal tersebut maka pihak BNN akan segera melaksankan tes urine kepada siapa pun tanpa terkecuali tidak perduli itu dari Pejabat Daerah sebagai pemangku kepentingan dan Pegawai Negeri Sipil, serta Masyarakat biasa, pihak BNN akan tetap lakukan tes urine kapanpun. (iip)

Related News