Sunday, January 7, 2018

Avanza Veloz vs Hilux alami kecelakaan tak jauh dari TKP tabrakan beruntun Mobnas Bupati Bungo. Salah satu korbannya merupakan salah satu ASN di bagian Perlengkapan Pemda Tebo. 
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Tabrakan maut kembali terjadi di lintas Tebo - Jambi, padahal masih terngiang oleh masyarakat Tebo dan Bungo atas insiden kecelakaan mobil dinas Bupati Bungo pada 6 Januari 2017 di desa Semabu Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo yang memakan korban tewas 2 orang.

Kali ini kecelakaan terulang lagi di lokasi yang tidak terlalu jauh antara Avanza Veloz Nopol BH 1007 WD yang dikendarai oleh Suloko (38) versus Toyota Hilux BG 9484 NQ yang di kendarai oleh Aidil Putra kendaraan PT. Karya Suka Abadi (KSA), Minggu (7/01/17).

Saat dikonfirmasi Kasat Lantas AKP Roslinda, RM, S.Pd, membenarkan hal tersebut. “Memang benar ada kecelakaan, namun saat ini anggota tangah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), di desa Kandang Km. 13,” tegas Kasat saat dikonfirmasi via telpon.

Namun, diduga kejadian disebabkan oleh sopir yang mengendarai kendaraan Hilux dengan Nopol BG 9484 NQ tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya, hal ini dijelaskan oleh Suloko yang mengendarai Avanza, dan mengatakan "Saya saat kejadian sangat sadar sekali, namu saya tidak bisa menghindari, karna saat itu posisi saya sudah dibibir jalan, hanya bisa pasrah, seolah mengejar mobil  lawan yang mengejar kearah saya, yang terfikirkan oleh saya adalah keluarga, saat kejadianpun saya hanya teriak Allahu Akbar, dan pandangan mata saya langsung gelap," ujar Suloko terbata menjelaskan.

Ternyata mobil Hilux merupakan kendaraan Operasional PT. Karya Suka Abadi, (KSA) yang merupakan satu Group dengan PT. Suka Fajar, hal ini dibenarkan oleh Iwan saat menjenguk pasien lakalantas atas perintah Kacab PT. Suka Fajar Novian,  menjelaskan "Memang benar Hilux dengan Nopol BG 9484 NQ merupakan kendaraan operasional dari PT. KSA, namun satu group dengab PT. Suka Fajar, kita kesini untuk melihat kondisi dari penunpang Avanza, dan akan mencari solusi terbaik secara kekeluargaan bersama - sama," tegas Iwan mewakili Kacab PT. Suka Fajar saat dikonfirmasi di RSUD STS Tebo.

Adapaun yang mengalami insiden kecelakaan yang saat itu berada di dalam mobil Avanza adalah, satu keluarga, yakni Suloko (38) merupakan ASN bagian Perlengkapan Pemda Tebo, alami luka ringan, Laura (9) Pelajar dengan luka ringan, Farza (4) mengalami patah tulang, Marni (50) Kakak, sempat tidak sadarkan diri, Siti Rabiah (34) Istri Suloko luka ringan. (crew)