Kadis Perhubungan Kabupaten Tebo Dilaporkan Ke Kejagung RI, Topan Junaedi : Dana Rutin Tahun 2016, Diduga Disalahgunakan Oleh Asnawi


MUARATEBO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tebo terkena masalah. Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2016, kini kembali disoalkan, Temuan yang diduga tidak ada tindak lanjutnya ini dilaporkan ke Kejaksaan Agung RI.

GNPK-RI Provinsi Jambi, kamis (11/1) resmi melaporkan temuan BPK di Dishub Tebo ke Kejaksaan Agung RI. Topan Junaidi, Sekretaris GNPK-RI Jambi, langsung mendatangi gedung Kejagung untuk melaporkan, Asnawi Zakaria selaku Kepala Dinas Perhubungan Tebo.

Dalam Laporannya, GNPK-RI menyebutkan adanya dugaan penyimpangan yang dilakukan Asnawi ditahun 2016 dan sudah menjadi temuan BPK RI

"Ada 13 item yang kita laporkan. Itu terkait dana rutin tahun 2016 yang kita duga disalah gunakan oleh Asnawi," terang Topan saat dihubungi via ponsel.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Tebo (Sekda), Abu Bakar, saat ditemui wartawan diruangannya, Kamis (11/1) membenarkan adanya temuan BPK RI tahun 2016 di Dishub Tebo. Namun, besarannya hanya sekitar Rp 60-70 juta.

Temuan tersebut sudah diangsur oleh Dishub, tapi belum selesai semua, untuk saat ini Inspektorat Tebo tetap memantau dan melakukan teguran dan pengawasan pada Dishub Tebo.

"Jika ada temuan BPK, disarankan agar diselesaikan, dan saat ini Inspektorat terus melakukan pantauan terkait temuan itu," terang Sekda.

Saat ditanya, terkait adanya organisasi yang bergerak dibidang korupsi melaporkan Dishub ke Kejaksaan Agung, Sekda menyatakan kalau itu adalah hak mereka.

"Kalau soal laporan, itu hak masing-masing, namun, harusnya ditelusuri dulu, apakah sudah ditindak lanjuti atau belum, apakah sudah selesai atau belum dan berapa besaran kerugian negaranya," pungkas Sekda. (crew)

Related News