Thursday, December 28, 2017

TEBOONLINE.COM, MUARABULIAN - Warga keluhkan keterlambatan penyelesaian proyek pengecoran jalan lingkungan di lorong Pulai RT 15 hutan lindung kelurahan Rengas Condong Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari, oleh CV Akram Jaya Makmur. Hal tersebut menimbulkan dugaan bahwa pekerjaan juga tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

Berdasarkan hasil pantauan Teboonline.com, Kamis (27/12/17) para pekerja masih sibuk melakukan pengecoran jalan, menariknya pada papan merk tidak tercantum pagu anggaran ataupun volume pekerjaan.

Tidak itu saja, di lapangan terlihat para pekerja di duga melakukan pengadukan semen yang terlihat lebih banyak pasir dari pada kerikil ini tentu sangat mempengaruhi daya tahan bangunan jalan tersebut.

Sopan supian, ketua LSM Gerakan pemantau korupsi jambi (GPKJ) ketika dimintai tanggapannya mengatakan, "proyek tersebut dibayar, kita minta aparat penegak hukum untuk mengusut proses pencairannya apakah sesuai prosedur atau ada indikasi bermain - main soalnya kapan mereka melakukan PHO dan proses lainya sedangkan hari ini tanggal 27 mereka masih bekerja," ungkap Sopian.

Sementara itu, Delson Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Batanghari, Hingga berita ini dilansir belum bisa dikonfirmasi terkait pekerjaan tersebut. (iip)