Tragis, Pemain Kuda Lumping Rimbo Bujang Ini Meninggal Saat Atraksi

Narimo atau akrab disapa Mbah Mo, salah satu anggota dari Paguyuban Kesenian Reog Ponorogo
Jalan Dewi Sartika Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang. Namun, ia harus tutup usia ketika sedang melakukan pertunjukan. 
TEBOONLINE.COM - Ajal memang tidak bisa diprediksi datangnya, tidak melihat waktu, usia, sehat ataupun sewaktu sedang sakit saat menjemputnya. Seperti yang terjadi di desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang, salah satu pemain Kuda Lumping meninggal saat sedang melakukan atraksinya.

Tepatnya pada Kamis malam (30/11/2017) sekitar pukul 22.15 WIB, ada pertunjukan Reog Ponorogo Paguyuban jalan Dewi Sartika Kelurahan Wirotho Agung ditempat pesta salah satu warga di jalan 21 desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang.

Saat sedang berlangsung pertunjukan, salah satu anggota dari kuda lumping Reog Ponorogo yang memakai topeng yang diketahui bernama Narimo (50) , tiba - tiba pingsan dan terjatuh. Melihat hal itu, rekannya pun langsung menolongnya dan membawanya masuk ke dalam rumah warga yang sedang pesta tersebut.

Usaha pertolongan terhadap Narimo agar siuman dari pingsannya pun tak berhasil. Narimo pun akhirnya dibawa ke Puskesmas terdekat. Namun, sesampainya di Puskesmas, nyawa Narimo sudah tidak ada. Kemungkinan besar, saat terjatuh itulah Narimo yang biasa disapa Mbah Mo ini langsung meninggal dunia dilokasi pertunjukan.

Narimo ini sendiri, merupakan warga jalan Dewi Sartika Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang yang merupakan salah satu tim dari Paguyuban kesenian Reog Ponorogo tersebut.

Menurut salah seorang saksi mata, Gendut mengatakan bahwa saat atraksi, saat almarhum terjatuh sempat ditertawai oleh para penonton. Dikira oleh penonton, jatuhnya almarhum itu memang disengaja sebagai aksi atraksi.

Namun, saat diketahui almarhum tidak kembali berdiri dari lantai, rekan timnya pun lantas membangunkannya sampai diketahui bahwa almarhum itu terjatuh karena pingsan.

"Almarhum itu sebelum pingsan memang sedang main Kuda Lumping dan tiba - tiba masuk ke rumah yang punya pesta dan terjatuh tidak sadar," ujar Gendut yang melihat langsung kejadian itu bercerita pada Teboonline.com.

Akibat adanya kejadian yang membawa duka mendalam ini, pertunjukan seni Reog Ponorogo ini langsung dibubarkan. Almarhum pun langsung dibawa ke rumah duka setelah dibawa ke Puskesmas. Terkait apa penyebab almarhum meninggal, masih simpang siur. Pasalnya, sebelum meninggal, almarhum tampak sehat - sehat saja. Tidak ada gejala yang diperlihatkan oleh almarhum.

"Katanya sih kena sakit angin duduk, itu sebabnya Mbah Mo meninggal," ujar Gendut lagi.
Kejadian ini pun, sempat viral di media sosial. Warganet yang mengenal almarhum seakan tidak percaya, pasalnya, almarhum ini sebelumnya tampak sehat saja. Warganet banyak yang mendoakan agar almarhum diterima disisihNya. (crew)

Related News