Percepatan Pembangunan Desa Pematang Sapat Tampak Nyata

Kades Pematang Sapat Riduan saat berada di kantor. 
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Satu dari 7 desa dan satu Kelurahan dalam wilayah Kecamatan Rimbo Bujang, desa Pematang Sapat adalah desa termuda. Desa ini terletak di wilayah batas antara Kabupaten Tebo dengan Kabupaten Bungo.

Sejak terbentuknya desa Pematang Sapat yang tidak diketahui pasti tahun berapa Hari Jadinya ini, laju percepatan pembangunannya cukup nyata meskipun pembangunannya dilakukan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas.

Sasaran pembangunan tidak hanya dilakukan terhadap bidang fisik saja, pemberdayaan terhadap masyarakat desa Pematang Sapat juga terus dipacu yang bertujuan untuk mencerdaskan dan memberikan ilmu pengetahuan serta keterampilan agar masyarakat memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni.

Hal demikian tentunya menjadi indikator majunya suatu desa dan pembenahan - pembenahan disektor lainnya mulai dari yang kecil hingga pada kebutuhan yang dirasa perlu untuk pelayanan masyarakat desa Pematang Sapat, juga terus dilakukan.

Gedung kantor desa Pematang Sapat. 
Pada intinya, pembangunan di desa Pematang Sapat tidak hanya sekedar meningkatkan pelayanan masyarakat di kantor desa saja. Akan tetapi, pembangunan sebagai bentuk program desa dilakukan sampai menyentuh langsung ke masyarakat.

"Contoh kecil saja, kita berikan pelatihan menjahit kepada warga agar warga punya keterampilan menjahit dan nanti bisa buka usaha menjahit sendiri di rumah. Minimal warga bisa menjahit lah dari sebelumnya yang sama sekali tidak bisa menjahit meskipun di rumah tidak buka usaha menjahit," ujar Riduan, Kades Pematang Sapat saat ditemui Teboonline.com, Senin (04/12/2017).

Riduan mengungkapkan bahwa desa Pematang Sapat boleh berbangga saat ini karena sudah memiliki kantor desa permanen dan gedung pertemuan yang masih dalam tahap pembangunan. Kemudian ada Sumor Bor, Panggung Kesenian, Sanggar Seni, Gedung Posyandu, Mesin jahit dan rencananya akan ditambahkan lagi mesin jahit beserta mesin Obras pada tahun depan dimana kesemuanya itu merupakan realisasi dari Alokasi Dana Desa dan Dana Desa.

"Alhamdulillah, berkat ADD dan DD desa Pematang Sapat mulai berbenah dan terus melengkapi. Apalagi sudah ada BUMDes, petugasnya juga sudah siap dan tinggal menjalankan program," tambahnya.

Rencananya lanjut Kades, Desa akan bekerja sama dengan BUMDes akan sosiisasi ke sekolah - sekolah bahwa BUMDes siap melayani pembuatan seragam sekolah. Karena, BUMDes membuka usaha Konveksi dan tenaga kerjanya adalah masyarakat setempat yang sudah mengikuti pelatihan menjahit yang digelar oleh desa. (crew/adv)

Related News