Pengendara Mega Pro Di Rimbo Bujang, Tewas Mendadak Diatas Motor

Aprianus Marpaung, tewas mendadak saat mengendarai sepeda motornya. 
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Sabtu pagi (9/12/2017) sekitar pukul 07.20 WIB warga Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang dihebohkan dengan peristiwa tewasnya seorang pengendara sepeda motor Mega Pro warna hitam dengan Nopol BH 3097 WB.

Diketahui, Pengendara yang tiba-tiba tewas tersebut bernama Aprianus Marpaung (35) warga jalan 3 desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang. Menurut Hirsan, saksi mata yang mengetahui langsung kejadian itu pada Teboonline.com mengatakan, korban (Aprianus_red) saat melintas di jalur dua Kelurahan Wirotho Agung dari desa Perintis arah ke pasar Sarinah, tiba - tiba korban membelokan Sepeda motornya ke Bengkel Tambal Ban Ucok, jalan Pahlawan.

Korban yang memakai celana Jeans warna biru, memakai Jaket dan Helm serta kain penutup mulut itu langsung menyandarkan sepeda motornya ke dinding Bengkel Ucok, setelah itu korban yang posisinya masih duduk diatas sepeda motornya terlihat tidak bergerak lagi.

Melihat keganjilan itu, warga pun curiga dan langsung mendekati korban untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi. Ternyata, sewaktu dicek korban memang benar sudah tidak bernyawa lagi karena saat dibangunkan karena warga menduga pingsan, korban tidak juga bangun. Akhirnya warga pun menurunkan korban dari atas motornya dan dibaringkan tepat disamping sepeda motor milik korban.

"Tiba - tiba korban langsung belok ke Bengkel Ucok terus nyandar ke dinding Bengkel, tak lama kemudian korban diam aja, ya ninggal itu," ujar Hirsan.

Sementara, keterangan yang berhasil didapat Teboonline.com dari warga, korban memang memiliki riwayat penyakit sakit kepala. Korban sering mengalami kejang dan pingsan ketika sakit kepalanya sedang kambuh.

Pantauan Teboonline.com dilapangan, puluhan warga berbondong-bondong ke TKP untuk melihat langsung kejadian itu. Namun sayangnya, evakuasi korban ke Puskesmas dilakukan oleh pihak keluarga dengan menggunakan Mobil pribadi jenis Avanza karena korban sudah hampir satu jam lamanya tidak dievakuasi.

Tampak di TKP, setelah korban dievakuasi, pihak Kepolisian langsung melakukan olah TKP dengan memasang garis Polisi. (crew)

Related News