Pembangunan Desa Rimbo Mulyo Terus Menggeliat

Kades Rimbo Mulyo Nisman poto bersama Sekdes, BPD dan Kaur kantor desa. 
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Upaya pemerintah daerah untuk memacu laju pembangunan Kabupaten Tebo terus dikebut, terlebih lagi Kabupaten Tebo adalah sebagai daerah berkembang dan maju diantara Kabupaten - Kabupaten lainnya yang lebih maju selangkah.

Sesuai dengan nawacita Presiden Republik Indonesia Jokowi, pembangunan dimulai dari daerah pinggiran atau pedesaan. Untuk itu, desa - desa yang ada di Kabupaten Tebo, desa Rimbo Mulyo Kecamatan Rimbo Bujang misalnya, desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bungo ini memaksimalkan daya serap penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) untuk percepatan pembangunan disegala sektor.

Kades Rimbo Mulyo, Nisman saat ditemui Teboonline.com di kantornya mengatakan bahwa sesuai dengan UU No 6 tahun 2014 yang mengatur tentang desa, pemerintah desa bisa lebih giat lagi membangun desa dan masyarakatnya.

"Dengan adanya UU tentang desa ini, pemerintah desa bisa lebih maksimal lagi dalam membangun dan memenuhi kebutuhan masyarakat, membangun sesuai dengan nawacita Presiden Jokowi, bisa mengurangi pengangguran dan meningkatkan pergerakan ekonomi di desa," ujar Kades Nisman.

Pembangunan Panggung Kesenian, panggung ini nanti akan digunakan untuk pertunjukan kesenian dan hiburan masyarakat desa Rimbo Mulyo. 
Dalam melaksanakan UU No 6 tahun 2014 ini melalui penggunaan ADD dan DD, telah tampak geliat pembangunan desa Rimbo Mulyo seperti pembangunan infrastruktur berupa pembangunan Box Culvert dan servis jalan Kupang sepanjang 2 km, pembangunan gedung PAUD 2 unit, gedung Posyandu 8 unit dan pembangunan Sumur Bor sebanyak 12 unit dan saat ini sedang dibangun panggung Kesenian dihalaman kantor desa.

Untuk program Sanitasi lingkungan, Pemerintah desa Rimbo Mulyo memberikan bantuan Jamban kepada 13 Kepala Keluarga. Kemudian, sasaran lain untuk memaksimalkan penggunaan ADD dan DD adalah sektor pemberdayaan kepada masyarakat.

Seperti pelatihan Kader teknik pembuatan desain RAPB dan gambar serta pelatihan Kesenian tradisional Kuda lumping. Untuk BUMDES, petugasnya sedang dilakukan pelatihan dan rencananya nanti BUMDES akan menggerakkan sektor pertanian dengan cara memanfaatkan lahan desa untuk lahan pertanian.

Tidak hanya itu saja, penyertaan modal BUMDES ini wacananya akan dimanfaatkan untuk sektor jasa, seperti pembuatan sewa tenda dan produksi air minum serta pembangunan Pabrik Sawit mini.

Kades Nisman menjelaskan bahwa realisasi ADD pada tahun pertama turunnya ADD di desa Rimbo Mulyo adalah untuk pembangunan kantor desa dan Balai pertemuan. "Sekarang kantor desa Rimbo Mulyo sudah gagah dan megah," pungkas Kades.

Terakhir Kades Nisman berharap kepada Pemerintah baik itu daerah maupun pusat untuk terus melakukan bimbingan dan pembinaan kepada desa agar desa memiliki SDM yang mumpuni agar pengelolaan ADD dan DD dapat lebih baik lagi. (crew)

Related News