Pelayanan RSUD STS Tebo Kembali Dikeluhkan : Dari UGD Ke Zal Bedah, Pasien Ini Terpaksa Digendong Anaknya

Gapura RSUD STS Tebo yang indah dan megah, namun tak seindah pelayanannya. Pasalnya, baru - baru ini
pelayanan RSUD STS Tebo dikeluhkan oleh warga. 
TEBOONLINE.COM,  MUARATEBO - Lagi - lagi, pelayanan RSUD STS Tebo dikeluhkan oleh masyarakat. Seperti yang terjadi Kamis kemarin (7/12/2017) sekitar pukul 10.40 WIB, ada seorang pasien yang akan dirawat inap, sebelumnya pasien ini mendapatkan penanganan terlebih dahulu di UGD seperti pemasangan alat Invus sebelum masuk ke ruangan rawat inap.

Ada pemandangan yang janggal setelah pasien tersebut ditangani di UGD. Pasalnya, Pasien yang sudah lanjut usia ini digendong oleh anaknya untuk menuju ke ruang perawatan Zal Bedah. Untuk menuju Zal Bedah ini, harus menempuh kurang lebih 300 meter.

Mengetahui hal ini, Teboonline.com berusaha menggali informasi tentang penyebab pasien tersebut digendong oleh anaknya. Apakah memang permintaan si pasien atau ada faktor lain. Keterangan yang akurat terkait hal itu pun didapat oleh Teboonline.com.

Pertama, Pasien tersebut adalah pasien umum atau bukan pengguna kartu BPJS Kesehatan. Hampir satu jam lamanya pasien tersebut ditangani oleh petugas kesehatan di UGD. Sempat pula terjadi ketegangan antara keluarga pasien dengan petugas kesehatan yang pada saat itu jaga dan menangani pasien tersebut karena petugas Kesehatan tidak juga membawa pasien tersebut ke ruang rawat inap.

Petugas kesehatan UGD beralasan kalau pada saat itu tidak ada kursi roda pasien atau tidak ada peralatan seperti ranjang roda pasien untuk mengantarkan pasien dari UGD ke ruang perawatan. Karena sudah menunggu cukup lama, salah seorang anak pasien tersebut nekat menggendong pasien tersebut menuju ruang perawatan.

"Terpaksa saya gendong Bapak saya daripada kelamaan di UGD, sudah sakit, teraniaya lagi di rumah sakit ni, kita ini pengen pelayanan maksimal di RSUD STS Tebo, masak kursi roda bisa enggak ada di UGD, untung aja saya gendong, kalau enggak kuat, apa pasien yang sedang sakit ini harus disuruh jalan, mati lah pasien tu, kito datang ne nak cari sembuh, bukan cari balak," kata anak pasien ini yang meminta identitas dirinya dan orang tuanya tersebut dirahasiakan.

Ia berharap agar Bupati Tebo atau pihak kompeten untuk menanggapi keluhan masyarakat terkait pelayanan RSUD STS Tebo ini. Karena, Pelayanan yang kurang maksimal ini tidak hanya dirinya saja yang merasakan. Pasien lainnya pun juga merasakan hal yang sama namun beda keluhan.

Sementara itu, pihak Manajemen RSUD STS Tebo hingga berita ini dinaikan, belum berhasil dikonfirmasi.  (crew)

Related News