Parah, Beronjong Di Desa Sungai Alay Amblas Tak Lama Usai Dibangun

Amblas, padahal Beronjong di desa Sungai Alay tersebut baru selesai dikerjakan. 
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO -  Lagi - lagi, di Kabupaten Tebo didapati pekerjaan pembangunan proyek yang terkesan amburadul. Seperti pekerjaan pembangunan Beronjong di jalan Serai Serumpun desa Sungai Alay Kecamatan Tebo Tengah. 

Baru saja selesai dibangun, beronjong sudah mulai amblas sekitar 1 meter. Hal ini dikatakan oleh Mutaro warga sekitar, Sabtu (2/11/2017).

Diakuinya jika kondisi amblasnya beronjong tersebut sudah dilaporkan kepada pihak pengawas maupun kontraktor. "Katanya ini (beronjong) akan segera diperbaiki," ujar Mutaro. 

Diakuinya, selain beronjong kondisi parit (Drainase) disekitar beronjong juga sangat memprihatinkan sekali. Khawatirnya, jika ini dibiarkan saja amblasnya beronjong semakin parah 

"Harapan kita ini segera diperbaiki karena jika hujan terus bisa-bisa amblas lagi," kata dia. 

Hal yang sama juga dikatakan Dani, pengguna jalan. Dia juga mengeluhkan kondisi bangunan beronjong yang turun hingga 1 meter dari pekerjaan awal. 

Dia menilai jika hasil pembangunan beronjong tersebut belum memuaskan warga maupun pengguna jalan. "Kita khawatir jalan ini kembali longsor dan tidak bisa dilalui," singkatnya. 

Diketahui, dari papan proyek disekitar lokasi beronjong dijelaskan jika pekerjaan tersebut pada Dinas PUPR Kabupaten Tebo. Nama pekerjaan Paket 13 Pembangun Beronjong. Lokasi pekerjaan Jalan Serai Serumpun Desa Sungai Alai.

Pada papan proyek juga disebutkan, No kontrak 620/77/SP/PNK-13/BM-DPUPR. Tanggal kontrak 28 Juli 2017, Jangka waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender. Nilai kontrak (PPH+TPPH)  Rp 1.440.507.000,00 dan nilai kontrak bersih Rp 1.309.552.536,67. Pelaksana pekerjaan PT Citra Indo Karya dan Konsultan Pengawas CV Ariman Consultan. (crew) 

Related News