Biadab... Perempuan Ini Dicegat, Diseret, Disekap, Dibungkam Mulut, Dibuka Paksa Celana & Di......?

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Lagi - lagi, aksi pemerkosaan terjadi di wilayah hukum Polres Tebo,Kamis (30/11/2017) pukul 12.00 Wib.

Korban kali ini adalah DN Br Nainggolan (22). Korban terpaksa harus menahan malu akibat ulah JM. DN diduga menjadi korban perkosaan di kebun sawit km 52 Patokan kec VII Koto Kabupaten Tebo saat dirinya melintas dikebun sawit miliknya sendiri.

Akibat ulah JM, kasus tersebut langsung dilaporkan DN ke Polsek VII Koto dengan Nomo:LP/B-33/XI/2017/Jambi Res Tebo/Sek VII Koto pada Jumat (1/12). Dengan saksi Arnauli usia 50 Tahun seorang Ibu rumah tangga yang beralamat di KM 52 Patokan Kec VII Koto Kab.Tebo.

Kapolsek VII Koto, Bambang saat dikonfimasi membenarkan adanya laporan aksi perkosaan yang terjadi dua hari lalu. "Korban sudah melapor ke kita. Anggota sudah mengamankan beberapa barang bukti yang ada di TKP sudah diamankan," katanya.

Berdasarkan laporan korban, kronologis kejadian pada (1/12) pukul 20.00 wib, datang seorang Perempuan  bernama DN Br Nainggolan datang ke Polsek VII Koto melaporkan tindak pidana PEMERKOSAAN.

Hasil laporan kejadian perkosaan pada Kamis (30/11) pukul 12.00 wib. Pada saat itu korban sedang berjalan kaki dari kebun hendak pulang ke rumah dan melintasi kebun sawit milik pelaku JM.

Selanjutnya kata Kapolsek, korban langsung diberhentikan (Dicegat_red) oleh pelaku dan langsung menarik tangan dan menyeret korban ke semak-semak.

"Lah sudah ditarik tu korban langsung lah direbahkan. Terus pelaku langsung membuka paksa celana panjang dan menyekap mulut korban dan langsung memperkosanya," terang Kapolsek.

Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan kejadian ke Polsek VII Koto guna pengusutan lebih lanjut. Pelaku dikenakan Pasal dalam UU yg diterapkan 285 KUHPidana.

Sementar itu, tindakan yang sudah diambil adalah membuat Laporan Polisi, melakukan kordinasi dengan kanit PPA Res Tebo, amankan Barang Bukti dan melaporkan kepada Pimpinan. "Aparat masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," tuntasnya. (crew)

Related News