Ini Alasan Polisi Kenapa Sarjono Belum Ditahan Paska Ditetapkan Sebagai Tersangka

Sidang Praperadilan Ir. Sarjono hari kedua di kantor Pengadilan Negeri Tebo, Senin (21/11/2017). 
TEBOONLINE.COM - Sidang Praperadilan Ir. Sarjono Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hultikultura Kabupaten Tebo terhadap Kepolisian Resort Tebo atas penetapan status tersangka terkait kasus proyek Embung di desa Sungai Abang tahun 2015 senilai Rp 1,8 Milyar memasuki hari kedua digelar Selasa pagi ini (21/11/2017) sekitar pukul 09.30 WIB di Pengadilan Negeri Tebo.

Sidang Praperadilan ini adalah untuk yang pertama kalinya Kepala Dinas di Kabupaten Tebo yang tersandung kasus dan ditetapkan tersangka oleh Polisi, melawan atas penetapan tersebut. Sebelumnya, Sidang perdananya ini dimulai Senin kemarin (20/11/2017).

Terlihat, Sidang Praperadilan yang dihadiri oleh kedua belah pihak yang hanya diwakili oleh kuasa hukumnya, mendapat penjagaan ketat dari pihak Kepolisian. Kasat Reskrim Polres Tebo AKP Maruli Hutagalung yang turut menghadiri sidang tersebut saat dikonfirmasi Teboonline.com mengatakan bahwa ini adalah sidang yang kedua kalinya.

"Sidang kedua kali ini untuk mendengarkan pendapat dari kedua belah pihak dan akan dilanjutkan lagi Rabu besok (22/11/2017), hari Jumat (24/11/2017) baru sidang putusan," jelas Maruli yang hadir bersama kuasa hukum penuh pengawalan ini.

Sementara itu, saat ditanya terkait status Ir. Sarjono yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus proyek Embung yang telah jelas merugikan negara sesuai dengan temuan BPKP RI namun sampai saat ini belum juga dilakukan penahanan, Maruli tidak banyak berkomentar. Ia berkilah bahwa untuk menjawab pertanyaan itu adalah pimpinan.

"Kalau untuk penahanan itu menunggu sampai tahap P21, jadi besok lanjutan sidang Praperadilan, silahkan datang," kata Kasat lagi menyampaikan alasan kenapa Polisi belum juga menahan Ir.Sarjono sejak ditetapkan sebagai tersangka sampai pada akhirnya Ir.sarjono menggugat ke Praperadilan. (crew)

Related News