Razia Polisi, Izin Apotik Didapati Banyak Yang Mati

TEBOONLINE.COM – Usaha Sat Narkoba Polres Tebo dalam memberantas Narkoba dan obat-obatan lainnya yang membahayakan dan sering disalahgunakan oleh beberapa oknum masyarakat bukan hanya melalui tindakan Represif, namun tindakan preventif juga di tempuh oleh satu khusus penanganan Narkoba dan obat – obatan terlarang lainnya ini.

Hal ini dibuktikan oleh Sat Narkoba Polres Tebo dengan melakukan pengecekan ke setiap Apotik- apotik yang ada di Kabupaten Tebo, Kamis (5/10). Kegiatan pengecekan dan pemeriksaan yang dimulai pukul 10.00 Wib itu dipimpin langsung oleh Brigpol Yulfitriadi bersama 3 rekan lainnya.

Kanit Opsnal Sat Narkoba Polres Tebo Bripka Yulfitriadi yang memimpin langsung kegiatan membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi. Dimana pihaknya menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan yang ia lakukan bersama timnya tidak menemukan obat-obatan yang berbahaya seperti PCC dan Tramadol ataupun Pil – pil yang bahaya lainnya yang kerap kali disalahgunakan oleh beberapa oknum masyarakat.

“Kami tidak menemukan adanya penemuan obat-obatan seperti PCC, Tramadol dan obat-obatan lainnya yang berhaya. Namun kami ada menemukan beberapa apotik dan toko obat yang surat izin praktek Apoteker (SIPA) nya sudah mati," ungkap Kanit Opsnal yang kerap disapa Bang Yul ini.

Dilain tempat Kapolres Tebo AKBP Budi Rachmat, S.I.K, M.Si melalui Kasat Narkoba Polres Tebo AKP M. Ruhyat saat dikonfirmasi ikut membenarkan kegiatan yang dilakukan oleh anggotanya tersebut. Pihaknya menambahkan dari hasil intograsi yang dilakukan anggotanya terhadap adanya beberapa Apotik SIPA nya sudah mati mereka beralasan sedang dalam pengurusan pembaharuan izin.

“Untuk menindak lanjuti hal ini Polres Tebo akan melakukan koordinasi dengan dinas Kesehatan, BPOM dan instansi terkait lainnya untuk menuntaskan adanya tanpaSelain melakukan pemeriksaan, tim dari Sat Narkoba Polres Tebo juga memberikan arahan kepada pemilik Apotik dan toko obat untuk mematuhi semua syarat dan ketentuan, baik sebagai apotik ataupun sebagai Toko obat.

“Upaya ini merupakan upaya preventif dan preemtif dari kita untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan obat-obatan dimasyarakat. Untuk kedepannya dalam waktu dekat kita akan melakukan tindakan tegas bersama dengan dinas terkait baik terhadap Apotik, toko obat, depot jamu ataupun tempat-tempat lainnnya yang menyediakan obat serta menyalahi aturan,” tutup Bapak berpangkat AKP ini. (us)

Related News