Kabupaten Tebo Didominasi Perusahaan Kebun Sawit Bermasalah

TEBOONLINE.COM - Kabupaten Tebo adalah daerah yang menjadi tujuan para perusahaan untuk mengembangkan usahanya. Baik itu perusahaan yang bergerak dalam bidang Sawit atau pun Batu Bara.

Namun, banyaknya perusahan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Tebo, ternyata masih banyak yang bermasalah dengan para petani. Hal ini langsung dikatakan Kabid Bina Usaha (Binus) Purnomo, pada Dinas Perkebunan, Peternakan dan Perikanan, Kabupaten Tebo.

"Menurut data yang kita peroleh dari para petani terdapat 15 perusahaan di Kabupaten Tebo bermasalah," ujar Purnomo, saat dikonfirmasi, pada Selasa (03/10).

Lima belas perusahaan itu ialah, PT. Rigunas Agri Utama, PT. Tunas Lestari Sejati, PT. Sumber Andalas Kencana, PT. Perkebunan Nusantara VI, PT. Tebo Indah, PT. Sari Aditya Loka, PT. Persada Persada Kahuripan, PT. Satya Kusuma Usaha, PT. Tebo Plasma Intilestari, PT. Agrowiyana, PT. Mega Sawindo Perkasa, PT. Persada Alam Hijau, PT. PP. Bacabang Indonesia, PT. Tebo Alam Lestari, PT. Bintang Selatan Agro.

"15 perusahaan ini sudah menjadi cacatan kita, permasalahan pada umumnya terkait kemitraan yaitu tata kelola bagi hasil dengan para petani," jelasnya.
Menurut Purnomo, seharusnya perusahaan dan mitranya (koperasi,red) dalam hal ini wajib memberikan rincian uang masuk dan uang keluar, supaya para petani tidak salah paham.

"Perusahaan harus transparan dengan petani, kalau tidak masalah bagi hasil tidak akan pernah terselesaikan," pintanya.

Ditanyai apakah ada sanksi bagi 15 perusahaan ini, Purnomo mengaku tidak ada sanksi dari pemerintah bagi perusahaan karena perjanjian antara Perusahaan dan para petani sifatnya personal.

"Tidak ada sanksi karena perjanjiannya bersifat personal, pemerintah hanya berperan mengedukasi dan mendorong agar sistemnya diperbaiki," pungkasnya. (us)

Related News