Thursday, October 19, 2017

Jalan desa Purwoharjo Kecamatan Rimbo Bujang terus alami longsor. 
TEBOONLINE.COM - Tak membutuhkan waktu lama lagi tampaknya, jalan unit 4 atau desa Purwoharjo Kecamatan Rimbo Bujang, bakal putus total. Pasalnya, timbunan tanah disekitaran Box Culvert yang sudah berulang kali mengalami longsor akibat diterjang air Sungai karena tidak mampu menampung debit air akibat intensitas curah hujan yang tinggi, kembali longsor.

Itu terjadi pada Senin malam (16/10) yang lalu, pada malam itu terjadi hujan yang cukup lebat di wilayah Rimbo Bujang dan mengakibatkan debit air Sungai yang melintas dibawah Box Culvert tersebut naik dan menggerus badan jalan yang dibuat sementara dengan timbunan tanah.

Menurut Herman, warga setempat mengungkapkan bahwa setiap ada hujan bisa dipastikan timbunan tanah pada Box Culvert itu longsor. Saat ini saja, Box Culvert tersebut hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat saja.  Padahal, sebelum hujan Senin malam itu, Jalan tersebut masih bisa dilalui oleh mobil berdampingan sekaligus.

"Kalau sekarang ini lebar jalan cuman 3 sampai 4 meter saja, kalau besok atau hari ini hujan lebat, ya sudah pasti longsor lagi," sebut Herman pada Teboonline.com, Kamis (19/10).

Herman juga mengaku bahwa dirinya pernah mendapatkan informasi dari media bahwa proyek pembangunan jembatan desa Purwoharjo Kecamatan Rimbo Bujang yang akan dibangun menggantikan Box Culvert tersebut batal dikerjakan. Padahal sudah dianggarkan pada tahun 2017 ini.

Herman sangat menyesalkan batalnya proyek tersebut, terlepas dari siapa dan apa penyebabnya proyek tersebut bisa batal dikerjakan, Herman menegaskan bahwa mestinya proses atau tahapan - tahapan lelang dari awal hingga akhir proyek jembatan tersebut menjadi skala prioritas.

"Jalan desa Purwoharjo ini kan jalan Kabupaten, sangat vital. Tapi kok malah seperti diabaikan ya," cetus Herman mengakhiri. (crew)