Pimpinan DPRD Tebo Pertanyakan Kinerja Dua Pansus, Tono: Pansus Ini Jangan Dijadikan Ajang Mop Atau Cari Lokak

WARTONO TRIYAN KUSUMA SE. 
TEBOONLINE.COM - Kinerja dua Panitia Khusus (Pansus) di DPRD Kabupaten Tebo yakni Pansus Klinik yang diketuai oleh Supeno dari fraksi partai PKS dan Pansus Pasar yang diketuai oleh Suwarno dari fraksi PDI-P dengan 14 orang anggota, dipertanyakan oleh unsur pimpinan DPRD Tebo.

Pasalnya, dua Pansus tersebut dikeluarkan SKnya pada tahun 2016 lalu dengan masa kerja dua atau tiga bulan lamanya. Namun, satu tahun sudah berlalu, dua Pansus tersebut sampai saat ini belum ada satu pun yang melaporkan hasil kinerjanya ke pimpinan DPRD Kabupaten Tebo. Karena, hasil kerja Pansus tersebut akan dibawa ke sidang Paripurna DPRD.

"Sudah setahun lamanya dua Pansus ini (Pansus Klinik dan Pansus pasar_red) tidak ada laporan ke Pimpinan. Seharusnya sudah karena Pansus ini dibentuk langsung dengan masa kerjanya, misalnya waktu yang sudah ditentukan itu tidak mencukupi, Pansus itu bisa minta diperpanjang waktunya dan apapun hasilnya,  rekomendasi itu harus dibawa ke Paripurna ," ujar Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tebo, Wartono Triyan Kusuma menerangkan pada Teboonline.com, Rabu (27/9).

Dibawanya hasil Pansus ini ke sidang Paripurna DPRD menurut Wartono, adalah suatu bentuk pertanggungjawaban Pansus ke pimpinan DPRD Kabupaten Tebo dan masyarakat umum. Karena, diketahui bahwa dua hal yang di Pansuskan itu pada tahun 2016 lalu sangat menjadi perhatian publik.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Tebo ini pun berharap agar dalam pembentukan Pansus Klinik dan Pansus Pasar ini tidak dijadikan sebagai ajang Mop - mopan atau cari Lokak oleh anggota Dewan yang menjadi anggota Pansus ataupun yang bukan.

"Dua Pansus ini jangan sampai dijadikan untuk ajang ngemop atau cari lokak, apalagi balas dendam. Sebagai unsur pimpinan, saya berharap agar hasil dua Pansus ini untuk segera dilaporkan ke pimpinan," cetus Tono. (crew)

Related News