Apes, Pengedar Shabu - sabu Ini Ditangkap Polisi Saat Transaksi

MA, warga Tebo Tengah yang ditangkap Polisi
saat sedang transaksi Narkoba.
TEBOONLINE.COM - Distribusi Narkoba di Kabupaten Tebo tak pernah putus meskipun aparat Kepolisian terus gencar melakukan pemberantasan dengan menangkap para pengedar maupun pemakainya.

Namun, upaya Polres Tebo dalam memberantas Peredaran Jaringan Narkoba tidak pernah surut. Hal ini dibuktikan oleh Sat Narkoba Polres Tebo yang telah melakukan penangkapan salah seorang warga yang diduga bandar Narkoba, Selasa (1/8).

Polisi berhasil mengamankan seorang warga berinisial MA (35) yang merupakan warga Gajah Mati Desa Sungai Keruh Kecamatan Tebo Tengah.

Dari tangan MA Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni 9 paket plastik yang berisikan serbuk kristal bening yang diduga Narkotika jenis shabu ukuran kecil dengan berat 1,13 Gram Netto, 1 buah plastik kosong, 2 buah plastik klip bekas, 1 buah jarum kompor dan 1 buah alat hisap Shabu (Bong).

Penangkapan terhadap MA ini terjadi pada Hari Senin (31/7) sekitar pukul 21.00 WIb. Sebelumnya Polisi telah mendapatkan informasi dari masyarakat Desa Sungai Keruh Kecamatan Tebo Tengah bahwa salah seorang warganya bernama MA sering melakukan transaksi narkoba. Berdasarkan informasi tersebut Polisi langsung melakukan penyelidikan terhadap tersangka.

Alhasil informasi tersebut berbuah manis, dimana Polisi berhasil meringkus tersangka MA di rumah tetangga yang berjarak kurang lebih 10 meter dari rumahnya. Saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka MA polisi temukan MA sedang asyik menyabu.

Polisi langsung mengamankan tersangka dan sejumlah barang bukti kemudian langsung membawa tersangka ke Mako Polres Tebo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Narkoba Polres Tebo AKO M. Ruhyat saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Pihaknya menuturkan untuk saat ini tersangka sudah kita amankan di mako Polres Tebo dan sedang dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik untuk dikembangkan lebih lanjut.

“Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan penyidik dan kami akan melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengetahui jaringan tersangka,” tutur Kasat Narkoba.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, tersangka di jerat dengan pasal pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Undang-Undang No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (crew)

Related News