Ombudsman RI Minta Bupati Tebo Segera Evaluasi Kinerja Kepala BPSDM Tebo

TEBOONLINE.COM - Ombudsman Republik Indonesia (RI) meminta H. Sukandar selaku Bupati Tebo untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Haryadi, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tebo terkait statemennya disejumlah media.

"Kita minta kepada Bapak Bupati Tebo untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala BKPSDM Tebo (Haryadi_red) karena sangat tidak wajar seorang pejabat, seorang  pelayan publik bicara seperti itu," ujar H.M Taufik Yasak, Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Provinsi Jambi sewaktu dikonfirmasi Teboonline.com, rabu (12/7).

Dia mengatakan, dengan bersikap seperti itu berarti Kepala BPKSDM tersebut sudah menghambat pembangunan. Menghambat pembangunan artinya menghambat pelayanan sejumlah tenaga kesehatan kepada masyarakat agar lebih baik lagi, sedangkan kita ketahui bersama bahwa prioritas pemerintah saat ini adalah dibidang kesehatan dan pendidikan. 

"Bagaimana mereka mau bekerja lebih baik kalau NIP, SK dan lain- lain yang menjadi hak mereka tidak dipenuhi," tambahnya.

Dikatakannya lagi, apapun alasannya sesibuk apapun, sebagai pegawai, sebagai abdi negara kita harus menyelesaikan tugas kita sebagai pelayan publik.

Lanjutnya, semua Bidan Dan Dokter PTT yang lulus tes CPNS tersebut juga adalah pelayan publik. Jadi kalau mereka (PTT tenaga kesehatan, red) mendengar statemen Kepala BKPSDM seperti itu pasti mereka akan kecewa.

"Sebagai pembantu Bupati, orang yang dipercaya Bupati, masa dia bicara seperti itu, apa tidak ada omongan lain, kalau dibilang sibuk semua pejabat pasti sibuklah, saya juga sibuk. Kita ini pelayan masyarakat, harusnya betul- betul bekerja untuk melayani masyarakat karena kita digaji oleh masyarakat, oleh rakyat. Jadi kalau ngomong itu yang benar jangan membuat orang lain terluka," ucapnya.

"Apalagi sekarang negara kita sedang giat- giatnya membuat program untuk mensejahterakan masyarakat dengan  meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dibidang kesehatan," tukasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Haryadi, Kepala BKPSDMD Tebo mengatakan belum sempat untuk menjemput Nomor Induk Pegawai (NIP) 137 orang bidan dan dokter yang lulus tes CPNS akhir bulan Juni  2016 lalu.

"Berkas PTT sudah lolos diverifikasi, intinya semua sudah siap tinggal jemput saja di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Palembang," ujarnya.

"Kalu soal kapan jemputnyo ke BKN itu terserah akulah kapan aku mau jemput, karena sekarang aku lagi banyak kerjoan, bagian kepegawaian juga lagi sibuk," ketusnya dengan logat Jambi. (lga)

Related News