Sekolah Al-Azhar Cabang Tebo Disegel, Siswa Terpaksa Diliburkan Selama 3 Hari

Siswa Sekolah Al-Azhar Tebo terpaksa diliburkan akibat lokasi berdirinya bangunan sekolah tersebut disegel oleh warga.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Sekolah Al-Azhar Tebo cabang Jambi, pada minggu (9/4) kemarin mendadak disegel dengan kawat berduri. Penyegelan ini dilakukan
terkait sengketa tanah antara Hj Azziati dan Hamdan yang sampai hari ini
tak kunjung selesai.

Akibat dari penyegelan ini, sejumlah siswa yang menuntut ilmu di sekolah
Al-Azhar tersebut terpaksa diliburkan selama tiga hari, terhitung tanggal
10 sampai dengan 12 April 2017 ini.

Kepala sekolah Al-Azhar Tebo, Mr. H. Himus, A.Ma, saat dikonfirmasi
awak media diruang kerjanya mengatakan bahwa untuk sementara waktu
sekolah terpaksa diliburkan karena akses masuk ke sekolah tidak bisa karena sudah
disegel dengan kawat berduri.

"Kalau mulai di segelnya hari minggu sore kemarin. Dan pihak penyegel sudah
minta izin untuk melakukan penyegelan," ujar Kepsek.

Dengan dilakukannya penyegelan ini, dirinya tadi malam (Minggu malam
Senin,red) langsung menginstruksikan kepada wali kelas untuk mengirimkan
pesan singkat kepada wali murid bahwa mulai hari ini (Senin,red) dan 3 hari
kedepan untuk meliburkan sekolah.

"Tadi pagi memang ada anak yang datang ke sekolah ini, mungkin pesannya
tidak sampai, yang jelas kita sudah intruksikan tadi malam untuk tidak
sekolah," jelasnya.

Saat ditanya jika sengketa tanah ini tidak kunjung selesai apakah anak-anak
terancam gagal mengikuti UN, H. Himus menegaskan bahwa pihaknya
berinisiatif melakukan mediasi dengan kedua belah pihak.

"Mudah-mudahan ini tidak terjadi, sangat disayangkan yang menjadi korban
inikan anak-anak, mereka tidak bisa belajar, tidak bisa sekolah dan wali
murid juga merasakan resah karena anaknya sebentar lagi akan UN, akan
tetapi sekolah dalam keadaan disegel," tuturnya dengan penuh harap. (crew)

Related News