Retribusi Sewa Kios & Ruko Di Tebo Banyak Yang Nunggak

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Dinas Pasar Kabupaten Tebo sepertinya kewalahan dalam memenuhi PAD dari sektor pasar, parkir maupun lainnya. Pasalnya, hingga bulan Maret, restribusi pasar masih dibawah standar atau tidak mencapai target.

Melihat kondisi tersebut, Asmuni Kabid Pasar Disperindag Tebo menuding pemilik kios atau ruko lambat dalam menyelesaikan kewajiban dalam membayar retribusi sewa ruko, kios atau lapak.

"Banyak sekali yang nunggak. Ada yang sampai tiga bulan bahkan ada yang hingga enam bulan," katanya meyakini.

Asmuni menilai banyaknya penyewa kios atau ruko yang menunggak dikarenakan rendahnya kesadaran dalam membayar restribusi. Padahal lanjut Asmuni, pihaknya sudah sering memberikan kemudahan ataupun toleransi. Namun hal ini tak digubris sedikitpun.

"Sewa pertahun juga sudah murah kok. Harusnya mereka sadar dan memahami. Pemda juga punya target kejar PAD," ungkapnya.

Asmuni tidak merinci biaya sewa yang dibebankan kepada pemilik kios atai ruko. Pasalnya, untuk beban rstribusi nilainya berfariasi tergantung jenis, ruko, kios ataupun lapak. "Kalau sewa pertahunnya berfariasi mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 10 juta pertahun. Tergantung kondisi ruko, pasar dan lapak," katanya singkat.

Ditanya sangksi apa yang bakal dikenakan penyewa ruko dan kios yang nunggak, Asmuni meyebutkan sangsinya adalah sanksi teguran. Sejauh ini, Pihaknya terus melakukan penertiban dan monitoring terhadap pemilik ruko ataupun kios.

"Kalau sama kita dak telap lagi, baru kita minta bantuan Pol PP, gegana, BPNN dan kepolisian,” pungkasnya. (crew)

Related News