Terkait Gerindra Dukung Suka - Syahlan, Anami Akbar : Saya Tetap Dukung Hamdi – Harmain

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Anami Akbar, anggota DPRD Kabupaten Tebo fraksi partai Gerindra menegaskan bahwa dirinya tetap mendukung Paslon nomor urut 1 Hamdi – Harmain pada Pilkada Pilbup Tebo ini.

Hal itu ditegaskannya saat dikonfirmasi terkait atas ketidak hadirannya pada deklarasi partai Gerindra alih dukungan ke Suka – Syahlan, Sabtu (4/2) yang dihadiri langsung oleh Ketua DPC partai Gerindra Kabupaten Tebo, Najib dan Paslon Bupati Tebo H Sukandar.

Pria yang biasa disapa Nami ini mengatakan, bahwa dirinya tidak tahu menahu sama sekali dan tak pernah diajak oleh Ketua DPC partai Gerindra Kabupaten Tebo terkait alih dukungan ke Suka – Syahlan.

Menurutnya, ia tetap digaris komando sesuai dengan rekomendasi Ketua DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto bahwa sampai sekarang Gerindra tetap mendukung Paslon nomo urut 1 Hamdi – Harmain.

Pusat maupun propinsi kata Anami, juga tidak pernah mengeluarkan rekomendasi mencabut dukungan dari Hamdi - Harmain ke Suka – Syahlan. “Saya tetap mendukung Hamdi – Harmain, karena rekomendasi dari pusat itu mendukung Hamdi – Harmain,” tegas Anami Akbar saat dihubungi via HP oleh Teboonline.com.

Untuk cabut mencabut dukungan beber Anami, tidak mudah. Karena rekomendasi dukungan kepada Hamdi – Harmain itu dibuat langsung oleh pusat dan sampai saat ini ia pun belum pernah melihat langsung surat rekomendasi bahwa partai Gerindra mendukung Suka – Syahlan.

“Kalau dukungan itu dicabut, partai itu bisa kena denda. Tidak mudah cabut mencabut dukungan. Alih dukungan itu hanya dibuat – buat saja karena Propinsi pun tidak ada mengeluarkan rekomendasi alih dukungan,” pungkas Anami. 

Sementara itu, pada jumpa Persnya Ketua DPC partai Gerindra Kabupaten Tebo, Najib menegaskan bahwa dukungan Partai Gerindra untuk Suka-Syahlan ini merupakan instruksi dan keputusan DPP Partai Gerindra. jika ada kader atau anggota DPR dari Partai Gerindra nantinya yang tidak mengikuti instruksi dan aturan partai akan ditindak tegas dengan sanksi di PAW.

"Ini instruksi partai, tentunya kader harus tunduk kepada partai, jika ada kader yang membelot maka akan diberi sanksi tegas, apa lagi kalau anggota DPR dari Gerindra yang membelot akan langsung di PAW, itu adalah instruksi Ketua Umum kita Bapak Prabowo," tegas Najib didampingi dua anggota DPRD Tebo dari partai Gerindra Taufik dan Karno. (crew)

Related News