Demo Pleno KPUD Tebo Di Komplek Kantor Bupati Ricuh, 1 Aparat Terluka

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Komplek Perkantoran Bupati Tebo pada Rabu (22/02) siang diramaikan oleh ribuan massa Aksi Demo yang dilakukan oleh Gerakan Masyarakat Tebo Bersatu (GMTB) dimulai pada pukul 09.00 didepan pintu gerbang komplek perkantoran. 

Sekitar pukul 11.30 Wib, masa mulai masuk ke area kantor Bupati Tebo. Meski semulal Aksi demo berjalan tertib, namun tepat pukul 13.35 Wib suasana menjadi tidak kondusif. Aksi demo diwarnai dengan aksi lempar batu oleh massa terhadap pihak keamanan mulai terjadi hingga penembakan gas air mata untuk membubarkan masa pun akhirnya tidak terhindarkan.
Pantauan dilapangan, Kejadian berawal dari massa yang mendesak barisan utama Ton Dalmas. Ditambah dengan adanya dari pihak massa yang menggunakan kendaraan Mitsubhisi Triton sebagai koordinator massa yang pada saat itu berada ditengah massa melajukan kendaraannya yang dibantu dorongan dari massa hingga menabrak barisan Ton  Dalmas hingga melukai salah satu anggota Ton Dalmas dari Sat Brimobda dan melindas tameng dari salah satu personil Dalmas Sat Brimobda.

Atas kejadian tersebut, suasana menjadi ricuh dan dari pihak kealmanan langsung melepaskan Gas Air mata dan langsung menyemprotkan air dari mobil water canon. Seketika massa langsung bubar namun massa melanjutkan melempari batu ke arah pihak keamanan. Sempat terjadi ketegangan untuk beberapa menit, namun situasi akhirnya berjalan kondusif kembali.

Kapolres Tebo AKBP Budi Rachmat terkait kejadian tersebut membenarkan atas insiden yang tidak pernah diharapkan. Meski sempat tegang, suasana kembali kondusif saat massa berhasil ditenangkan dan anggota kembali dikumpulkan untuk diberikan intruksi lebih lanjut.

”Memang benar sempat terjadi ketegangan antara massa dan pihak keamanan, namun tak berlangsung lama situasi kembali kondusif. Setelah itu saya mengumpulkan anggota yang dilapangan untuk kembali pada formasi. Setelah itu saya dan Pejabat utama lainya beserta anggota menemui massa dan memediasi perselisihan yang terjadi sekaligus menanggapi dan mencari solusi apa yang menjadi tuntutan massa," ujar Kapolres Tebo. (crew)

Related News