Charta Politika: Elektabilitas Sukandar Jauh Ungguli Hamdi

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Mendekati hari pencoblosan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tebo Februari 2017, elektabilitas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati
Tebo H. Sukandar-Syahlan terus naik. Hal itu menunjukan bahwa keinginan
msyarakat Kabupaten Tebo agar Sukandar-Syahlan melanjutkan pembangunan
Kabupaten Tebo 5 tahun mendatang mendapat tanggapan positif dari masyarakat.

Jargon Tebo tuntas 2017-2022 sepertinya membuat masyarakat Kabupaten Tebo
sangat yakin bahwa ditangan Sukandar-Syahlan, perubahan yang dirasakan
selama ini dapat dilanjutkan dengan tuntas pada periode mendatang.

Berdasarkan hasil survei Lembaga riset dan konsultan politik Charta
Politika, keinginan warga Kabupaten Tebo soal pimpinan pilihan mereka di
Pilkada Tebo 2017. Dalam survei yang digelar akhir Desember 2016, nama
pasangan Calon Bupati Tebo H. Sukandar-Syahlan masih berada di urutan
teratas dalam hal elektablitas.

Charta Politika melakukan survei elektabilitas top of mind dan menemukan
pasangan Sukandar-Syahlan berada di urutan pertama dengan elektabilitas
sebesar 54,1 persen, sedangkan Hamdi-Harmain sebesar 36,9 persen.

Manager Riset Charta Politika, Muslimin mengatakan tingginya tingkat
keterpilihan terhadap Sukandar tidak bisa dilepaskan dari tingginya
kepuasan pemilih terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Tebo sebelumnya.
Dimana sebagain besar responden menyatakan kepuasannya terhadap
kepemimpinan sebelumnya mencapai 61,6 persen.

“Penilaian public biasanya akan melihat sejuah mana kinerjanya. Dalam
survei kami, kepuasan publiknya juga cukup tinggi,” ujar Muslimin.

Selanjutnya, dari hasil survey ini juga, Sukandar juga dinilai merupakan
tokoh yang paling pantas untuk memimpin tebo. 5 tahun mendatang dengan
persentase Sukandar 47,5 persen, Hamdi 34,8 persen.

Tingkat Kepuasan dan penilaian kepantasan ini ternyata juga berbanding
lurus dengan tingkat keinginan masyarakat Kabupaten Tebo terhadap Sukandar
untuk memimpin Tebo lima tahun kedepan dengan angka hampir 50 persen.

Pengumpulan data dikakukan pada 29 Desember 2016 hingga 3 Januari 2017
melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuisioner terstruktur.
Jumlah sampel sebanyak 400 responden yang tersebar di 12 Kecamatan dalam
Wilayah Kabupaten Tebo. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat
dengan margin of error kurang lebih 4,9 persen pada tingkat kepercayaan 95
persen.

Sementara itu, Ketua Tim Koalisi Suka-Syahlan, Wartono Triyan Kusumo sangat
yakin bahwa eletabilitas pasangan Sukandar-Syahlan akan terus melejit
hingga hari pencoblosan nanti. Sebab katanya, Survei tersebut dilakukan
pada saat semua tim baru terbentuk dan belum bergerak secara maksimal.

“Suvei itu dilakukan saat kita baru bergerak, tim juga baru kita kukuhkan
dan belum bergerak secara maksimal. Artinya, mendekati hari H, dan dengan
pergerakan yang kita lakukan hingga saat ini, kita sangat yakin kalau kita
akan unggul lebih dari itu,” pungkas Wartono, Minggu (05/02). (crew) 

Related News